Hatuku,beritasumbernews.com
Bentrokan kembali terjadi antara dua negeri Aboru dan Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (15/2/2022), sekitar pukul 07.30 Wit.

Akibat dari bentrokan itu mengakibatkan satu warga atas nama Yako Noya (53) tewas setelah terkena peluru di dada dan paha, dan satu lagi Martinus Tahapary (27) mengalami luka tembak di betis kiri ke duanya warga negeri Hulaliu.

Sekitar pukul 11.00 wit ada 3 buah spitbot yang membuat aksi penembakan di laut Aboru/Naira,sekitar 15 menit dengan aksi penembakan di laut lalu menghilang.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat yang dikonfirmasi mengatakan “Ada bunyi-bunyi tembakan di hutan kemudian salah satu warga tertembak dan meninggal dunia, dan satu lagi luka”

Aparat keamanan baik TNI dan Polri sudah berada di lokasi. Namun, disayangkan masih ada warga yang masuk melalui jalan tikus sehingga kami tidak bisa pantau dan terjadilah bunyi bunyian senjata

Kata Ohoirat, sampai saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan siapa pelaku penembakan, kendati aparat keamanan sudah di kerahkan di kedua negeri tersebut, namun masih terjadi penembakan.

Ohoirat berharap masyarakat di kedua negeri tersebut untuk tidak terprovokasi, sebab apapun yang kita lakukan, tapi tidak ada kesadaran di masyarakat, maka semuanya menjadi sia-sia, untuk itu mari kita sama-sama menjaga serta menciptakan kondisi aman dan damai, ungkapnya.

Saat ini kondisi di kedua negeri sudah kondusif, lanjut Kabid Humas, Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, sedang berada di Pulau Haruku dan Polairud juga telah melakukan patroli laut mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pungkasnya. (Chey)