Nuruwe,beritasumbernews.com

Warga Desa Nuruwe kini merasa bersyukur karena dengan adanya Deker atau gorong – gorong, dapat membantu sedikit warga Desa Nuruwe dari hantaman luapan air saat hujan deras dan mengakibatkan banjir.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala Desa Nuruwe Simon Matital kemarin sore jelang malam saat pekerjaan Deker sudah rampung dan siap di gunakan, Matital kepada awak media beritasumbernews.com di Nuruwe menyampaikan bahwa” warga Desa mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemda SBB dan BPBD Provinsi Maluku. Rabu 16/02/2022

Kata Matital” dengan adanya pembongkaran jalan dan di ganti dengan Deker atau gorong – gotong tersebut, maka akhirnya saat hujan deras pun luapan air sudah tidak meluap naik sampai ke jalan raya dan perumahan penduduk lagi.

Pasalnya” karena dengan di bangunnya gorong – gorong tersebut sehingga air sudah bisa melewatinya dan tidak terjadi luapan air lagi.

Walau ini merupakan jembatan darurat yang di bangun namun sangat membantu, meluputkan Warga Desa Nuruwe dari banjir yang jika setiap musim hujan pasti Desa Nuruwe selalu alami hal yang sama.

Kami bersyukur karena pihak Pemerintah daerah Kab SBB dan Pemerintah Provinsi respon cepat kondisi banjir di Desa Nuruwe, sehingga bisa terbebas dari banjir, bahkan arus lalu lintas pada jalan trans seram pun menjadi lancar. Ujar Matital

Pembongkaran jalan dan lansung membangun jembatan darurat tersebut pantauan media ini, pekerjaan tersebut di tinjau lansung oleh Asisten 1 Satker PJN Wil 1 Prov Maluku Salmon Saapang. ST. MT bersama Kadis BPBD Kab. SBB Ir. Thomas Wattimena.

Setelah pembongkaran jalan dilakukan pembuatan jembatan darurat untuk pelaksanaan pekerjaan gorong-gorong dan pekerjaan gorong-gorong tersebut akan dilakukan oleh PT. Paris Jaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni” Asisten 1 Satker PJN Wil 1 Prov Maluku Salmon Saapang ST. MT, Kepala Dinas BPBD Kab. SBB Ir. Thomas Wattimena, Pelaksana lapangan PT Paris Jaya Remsky Patipeilohy, Kapolsek Waisarissa Ipda. Hendry Nikijuluw, Kepala Desa Nuruwe Simon Matital.

Anggaran yg digunakan untuk pembiayan pekerjan adalah dana taterduga bencana alam APBD SBB.besar anggaran akan disesuaikan dengan volume pekerjan karena kondisi emergensi,sehingga pekerjan ditangani oleh Balai jalan dan jembatan propinsi Maluku serta BPBD Kabupaten SBB. (Rdks)