Tiakur,beritasumbernews.com
Paguyuban ojek Kalwedo Mendatangi Polres Maluku Barat Daya dalam rangka perminta Klarifikasi terkait dengan Pernyataan Pihak Polres terkait dengan kasus Pemerkosaan yang terjadi beberapa waktu lalu bahwa pelaku tersebut bermodus tukang ojek Namun kenyataannya pelaku tersebut tidak terdaftar dalam Paguyuban ojek Kalwedo.

Paguyuban ojek Kalwedo tiba di Mapolres MBD Senin 21/02 Sekitar Pukul 11.00 Wit

Mewakili Rekan-rekannya Ombry Mayahy Anggota paguyuban ojek Kalwedo Menjelaskan bahwa Sampai saat ini Isu yang berkembang di Masyarakat dengan adanya kejadian tersebut sebagai tukang ojek kami merasa dirugikan karena pendapatan kami menurun karena selama ini yang menggunakana jasa ojek sebagian besar itu adalah kaum Perempuan.

Olehnya itu kami hadir disini untuk ingin mempertanyakan kasus dimaksud karena pelaku tersebut menggunakan Modus tukang Ojek. Kami juga mengutuk dengan keras perilaku-perilaku yang mengatasnamakan tukang ojek untuk merugikan masyarakat umum yang menggunakan jasa Ojek sehingga Kami minta penjelasan dari pihak kepolisian Sehingga kami tidak dirugikan.

Sementara itu Kapolres Maluku
Barat Daya yang di wakili oleh kasat Serse AKP. Sulaiman Menjelaskan bahwa memang benar bahwa pada tanggal 27 januari 2022 ada terjadi sebuah tindakan Amoral (Pemerkosaan) yang dilakukan oleh JM kepada korban SWS dimana korban berprofesi sebagai pedagang berkediaman di Desa Wakarlely sementara pelaku berkediaman di Desa Kaiwatu perbuatan tersebut setelah kami menerima laporan pihak polres telah melakukan penyelidikan dan pengembangan benar kami temui pengakuan dari pelaku bahwa pada waktu melakukan Aksinya dia (pelaku) mengelabui korbanya dengan bermodus sebagai tukang Ojek.

Setelah dilakukan penyelidikan pelaku bukanlah berprofesi sebagai tukang Ojek karena Motornya juga tidak ada dan juga keteranga dari para saksi disekitar yang bersangkutan adalah bukan tukang ojek apalagi di dalam daftar Paguyuban ojek Kalwedo ada Lima Puluh lebih anggotanya Namun yang bersangkutan tidak terdaftra dalam Paguyuban tersebut sehingga dapat di simpulkan bahwa Pelaku tersebut adalah bukanlah tukang ojek.

Sehinnga perlu kami informasikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Pulau Moa Khususnya di kota Tiakur bahwa tidak usah ragu dan jangan Khuwatir dengan keberadaan ojek-ojek kita khusunya Paguyuban ojek Kalwedo tidak usah diragukan karena perlu di kerahui bahwa saya sendiri ada di dalamnya selaku Pembina Dalam Paguyuban Ojek Kalwedo tegas Sulaiman.

Saya tetap ada untuk Mendampingi Mereka dan kami Juga telah berkomitmen siapapun dia dari kelompok Paguyuban ini yang berani melakukan pelanggaran saya tidak segan-segan melakukan penindakan.

Atas Nama Kapolres menyampaikan terima kasih dan Apresiasi kepada rekan-rekan yang selama ini dengan begitu gigih menjaga ketertiban.

Menjaga kemaanan dan selalu berkoordinasi ketika ada hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat ungkapnya. (Janes)