Ambon,beritasumbernews.com
Seluruh anggota TNI mendukung tugas pokok,”TNI sehingga terwujud bagaimana Indonesia tangguh dan Indonesia maju dan tujuannya adalah untuk mencegah dan meminimalisir pelanggaran-pelanggaran Hukum.
Anggota TNI tetap patuh pada hukum.
Hal ini disampaikan oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon di Makodam XVI/Pattimura, Rabu (23/2/2022).
“Sesuai dengan amanat Panglima TNI, bahwa pelaksanaan operasi Gaktib dan Yustisi ini dilakukan secara persuasif, nasionalis namun satu kata kunci penting adalah kita pertegas dalam proses penegakan hukum.
kita lakukan operasi ini secara insidentil, rutin sesuai dengan target-target yang telah dibuat dan akan kita lakukan diseluruh jajaran wilayah Kodam XVI/Pattimura, wilayah jajaran Lanud Ambon, wilayah jajaran Lantamal mulai dari Maluku sampai dengan Maluku Utara, sehingga semua prajurit kita harapkan betul-betul patuh dan taat pada hukum,
memiliki kesadaran hukum, disiplin terhadap segala peraturan yang ada sehingga apa yang menjadi tugas pokok TNI dapat tercapai dan terlaksana dan kita juga bisa turut bekerjasama dengan seluruh stakeholder yang ada dalam rangka mencapai program-program baik itu pemerintah Pusat ataupun pemerintah daerah, ”
Terkait adanya pelanggaran di tahun 2021, ada pelanggaran khusus,”masalah kelengkapan pakaian, surat-surat kendaraan dan Kita juga akan fokus lagi, mungkin masalah senjata api, amunisi, bahan peledak
Dan kita ketahui didaerah-daerah tertentu kita akan masuk dalam rangka untuk terus mencari, menemukan, mendapatkan, meminimalisir terjadinya
penyalahgunaan baik senjata api ataupun amunisi
pada kesempatan ini juga kita menghimbau kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata api dan amunisi silahkan untuk diserahkan secara sukarela
Mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata atau amunisi yang dapat membahayakan, keselamatan warga Maluku secara keseluruhan,
Namun kita juga akan mencari anggota-anggota TNI untuk meningkatkan kesadarannya dan kepatuhannya untuk terus pengamanan material baik itu senjata dan khusus amunisi,” tutup Pangdam. (Red)
