SBB,beritasumbernews.com
Bertempat di Aula Kantor Camat Kairatu Barat, Kab. SBB, telah di laksanakan Sering Kamtibmas dengan tema ‘Hidup Damai Di Bumi Saka Mese Nusa, Mari Katong Memupuk Rasa Persatuan dan Kesatuan Bangsa Demi Terciptanya Maluku Yang Aman Dan Damai Serta Indonesia Yang Bersatu Adil dan Makmur.

Kegiatan tersebut di laksanakan tepatnya pada pukul 10 : 30 Wit, yang di pimpin lansung oleh Kasat Intel Polres SBB Iptu. Missen. H. Ngongobili, dalam kegiatan tersebut kata Ngongobili” sudah yang ke dua kalinya, Ngongobili ada dalam rapat yang sama dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas menyongsong HUT RMS pada tanggal 25 April 2022. Jumat 23/04/2022

Kata Ngongobili” Pertemuan ini merupakan silaturahmi yang kita bangun setiap tahunnya dan ke depannya tetap terjaga, di sini untuk membantu kita dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas di Kab. SBB menjelang HUT RMS pada tanggal 25 April 2022 karena ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. Ungkapnya

Ngongobili menyampaikan permohonan maaf dari Kapolres SBB yang belum bisa hadir di sini karena ada urusan dinas yang di laksanakan.

Sementara itu Kapolsek Waisarissa Ipda. Hendry Nikijuluw mengatakan” Saya selaku pimpinan wilayah di Kec. Kairatu Barat meminta kepada masyarakat bagaimana kita menjaga situasi Kamtibmas yang ada di Kab. SBB terkhusus di Wilkum Kairatu Barat.

Katanya” Jangan berfikir bahwa pertemuan ini merupakan indikasi bahwa masyarakat masih di cap oleh Negera, akan tetapi pertemuan ini merupakan langkah untuk ke depannya lebih baik, dan sama-sama menjaga keutuhan NKRI.

Kapolsek berharap” berharap mari kita selalu menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, dan mari kita tetap menjaga silaturahmi ini agar tetap terjaga ke depannya.

Kemudian di lanjutkan dengan Arahan Camat Kairatu Barat Marcoroy Lekawarl.S.STP bahwa”
Saya menjabat sebagai camat Kairatu Barat sudah sekitar 6 bulan, dan selama saya menjabat situasi di Kec. Kairatu Barat terpantau aman terkendali.

Kata Camat” Saya meminta kerjasama yang baik kepada bapak ibu yang hadir di tempat ini untuk tetap menjaga situasi yang sudah aman ini di Kab. SBB.

Kemudian penyampaian Panit 2 Subdi Kamneg Intelkam Polda Maluku Ipda. Richard Lesiputi yang mengatakan” Terima kasih atas kehadiran semua masyarakat di tempat ini.

Apa bila ada kejadian yang terjadi di masing-masing Desa, dapat di laporkan dan di informasikan kepada kami pihak keamanan TNI maupun Polri.

Terimah kasih juga atas respon yang baik dari pemerintah Desa karena sudah menerima Kami dan dapat membantu kami untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Mari kita selalu bijak dalam penggunaan Medsos, karena medsos ada dampak positif dan negatifnya, Mari kita tetap menjalin silaturahmi dan komunikasi ke depannya agar lebih baik dan bukan cuma sebatas hari ini saja.

Lebih menarik lagi sekilas sejarah RMS di sampaikan oleh Moses Rutumalesy, lewat Vidio singkat yang di buatnya.

Dalam giat tersebut Agus Tualena menyampaikan pertanyaannya” Sampai dengan saat ini saya dan keluarga saya masih di cap merah oleh pemerintah Desa Tihulale. Ucap Agus

Kata Agus” Keluarga kami tidak pernah menerima bantuan dari pihak pemerintah Desa, Provinsi dan Pusat baik bantuan sosial maupun BLT.

Tambahnya” Ada beberapa masyarakat yang masih menggap kami sebagai keluarga FKM RMS padahal kami sudah tidak berurusan dengan itu dan saya NKRI. Tegas Agus

Selain itu Ny. Ola Kakisina dari Desa Kaibobo yang mengatakan bahwa” Saya merasa bahwa untuk tahun ini dan kedepan Desa Kaibobo akan aman dari HUT RMS, Dan sudah sekian lama tidak pernah ada aktifitas yang di lakukan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kata Kakisina” Saya meminta untuk pemerintah Kabupaten SBB dapat memperhatikan kami karena saya tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah sudah beberapa tahun ini. Terangnya

Dari apa yang telah di sampaikan
Camat Kairatu Barat Marcoroy. B. Lekawael, S.STP mengatakan” Ini merupakan catatan dan atensi buat saya dan saya akan sampaikan kepada pimpinan saya di Kabupaten, Karena Tihulale dan Kaibobo bukan merupakan wilayah kerja saya. Ucap Camat

Katanya” Saya atas nama pemerintah Kab. SBB memohon maaf Karena masyarakat mungkin di asingkan atau di Zolimi oleh Pemerintah Desa atau pun Kabupaten.

Sementara itu Kapolsek Waisarissa Ipda. Hendry Nikijuluw mengatakan” Ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar Basudara bisa di perhatikan oleh pemerintah Kabupaten dan mari kita kawal bersama Basudara kita ini yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Kasat Intel Polres SBB Iptu. Missen H. Ngongobili menyampaikan bahwa” Saya akan melaporkan apa yang menjadi hasil rapat dan pertemuan di hari ini, dan masukan masyarakat akan saya tampung dan sampaikan kepada pimpinan saya untuk mungkin masyarakat dapat di perhatikan oleh pemerintah Kab. SBB.

Kemudian di lanjutkan kegiatannya dengan Pembagian bantuan dari Diroktorat Intelkam Polda Maluku kepada masyarakat eks Simpatisan RMS. (Rdks)