Danlantamal IX Dukung Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Ambon,beritasumbernews.com

Brigjen TNI (MAR) Said Latuconsina, M.M., M.T., menunjuk Wadan Lantamal IX Kolonel Laut (P) Eka Prabawa, S.E., M.Tr.Opsla untuk menghadiri acara peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia dengan tema “Satu Bumi Untuk Masa Depan” bertempat di halaman Gedung Islamic Center Jln. Pengeringan Pantai Waihaong Kel. Silale Kec. Nusaniwe Kota Ambon.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sbb, Sekda Prov. Maluku, Ketua TP PKK Prov. Maluku, Wadan Lantamal IX, Dirsamapta Polda Maluku, Kapendam Pattimura/XVI, Dansatpom Lanud Pattimura, Kadis Lingkungan Hidup Prov. Maluku, Para pimpinan instansi dan OPD Prov. Maluku, Para tokoh agama, tokoh adat Prov. Maluku.

Rangkaian kegiatan sebagai berikut, Pembukaan MC, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Do’a, Laporan pelaksanaan hari lingkungan hidup se dunia oleh Kadis Lingkungan Hidup Prov. Maluku, Sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang dibacakan oleh Sekda Prov. Maluku.

Dalam sambutannya mengatakan, ” Pembangunan lingkungan di Indonesia dalam perjalanannya, secara praktis
melembaga dan semakin beraktualisasi dengan nyata. Kondisi tersebut memberikan kebanggaan tersendiri bagi kita sebagai bangsa, sebagai negara diantara negaranegara di dunia, dimana kita telah cukup gigih bekerja nyata dalam aspek lingkungan, dengan karya dan kerja keras semua elemen bangsa kita, seluruh masyarakat Indonesia. Dengan sungguh-sungguh kita menjalankan hints pokokpokok kebijakan Presiden Joko Widodo pada aspek pembangunan lingkungan hidup dan tata kelola sumberdaya alam.

Kita dapat mencatat berbagai perkembangan
hasilnya antara lain, Transformasi struktural dan produktivitas alam dan manusia untuk mengatasi kesenjangan dan mewujudkan kesejahteraan seperti dalam hal akses kelola lahan, Melalui Nawa Cita melakukan langkah korektif. Mengubah dan menjadikan
keberpihakan kepada rakyat lebih mengemuka, diaktualisasikan. Areal hutan ditata dengan pemanfaatan hutan sosial seluas 12,7 juta hektar serta
pencadangan kawasan untuk tanah obyek reforma agraria (TORA) 4,1 juta
hektar dan perijinan korporat dikendalikan, dan diproyeksikan bahwa akan terjadi perubahan proporsi perijinan, bergeser dari 96% bagi korporat dan 4%
bagi rakyat, bergeser menjadi sekitar 29-31% untuk rakyat dan sekitar 71-69%
untuk korporat, Dalam konteks pengelolaan lansekap, telah dilakukan moratorium permanen
hutan alam primer dan gambut seluas lebih dari 66 juta Ha; restorasi dan
perbaikan tata air gambut 3,4 juta Ha beserta penataan regulasinya; rehabilitasi DAS dan mangrove; pengelolaan hutan lestari (pergeseran paradigma “timber management” menjadi paradigma “forest landscape management“) dan pengembangan Multiusaha Kehutanan. Selain itu pengembangan Kemitraan Konservasi, dan menjaga areal High Conservation Value Forest (HCVF) tinggi di wilayah perkebunan dan konsesi kehutanan seluas 4,1 juta Ha, Pencegahan kehilangan keanekaragaman hayati, perlindungan wildlife dan habitatnya, dengan konservasi kawasan serta perlindungan keanekaragaman hayati, Kebijakan dan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara
permanen melalui upaya-upaya: monitoring hotspot dan patroli aparat dan masyarakat, sistem paralegal untuk kesadaran bersama masyarakat, teknik
modifikasi cuaca, tata kelola gambut, dan penegakan hukum, Indonesia telah berhasil menurunkan angka deforestasi sampai titik terendah
dalam sejarah (tahun 2020 angka terendah deforestasi lebih kurang 115 ribu ha dan lebih menurun lagi di 2021), sekaligus menekan kebakaran hutan dan lahan pada level serendah mungkin; Menapak maju dalam kerja-kerja aksi iklim, di berbagai sektor dalam proses
keseimbangan lingkungan, melalui penataan kawasan, program kampung iklim (Proklim), tata kelola sampah dan limbah dalam konsep sirkular ekonomi, dan nilai ekonomi karbon; Pengendalian emisi karbon sektor Hutan dan Penggunaan Lahan lainnya (Forest and Other Land Use/FoLU), dengan Rencana Operasional yang mengikat untuk FoLU Net Sink 2030 untuk pengendalian perubahan iklim yang mengikat; Membangun ketahanan iklim dengan restorasi, pengelolaan dan pemulihan
lahan gambut, rehabilitasi hutan dan lahan, serta pengendalian deforestasi dan program kampung iklim;

Berkembangnya dan penguatan instrumen kerja seperti: Penegakan hukum (law enforcement); Apresiasi peran serta masyarakat dalam pelestarian lingkungan melalui Program Adipura, Program Adiwiyata, Program PROPER, Pengarusutamaan Gender, Nirwasita Tantra, Anugerah Kalpataru, pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs); Langkah-langkah penguatan data dan informasi sumber daya hutan bersifat keruangan/spasial yang berkualitas dan terintegrasi sebagai bahan dalam proses pengambilan keputusan; penguatan standar dan pengawasan penerapan standar oleh Badan Standardisasi dan Instrumen, dan; pengembangan sistem kerja bersama masyarakat, dunia usaha dan generasi muda; Atas segala capaian hingga saat ini, dan kita berada pada posisi, platform kerja, langkah operasi dan hasil kerja yang ada saat ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras seluruh elemen bangsa, seluruh masyarakat: kelompok komunitas, aktivis, dunia usaha, para tokoh
perempuan, generasi muda, green leaders, akademisi, jurnalis dan juga jajaran birokrasi lapangan.Tantangan kedepan tidak lebih mudah. Obyektivitas dan kejernihan dalam kita melihat masalah dan membangun artikulasi penyelesaian masalah merupakan pijakan kolaborasi yang sangat penting. Terima kasih juga atas dukungan para pemimpin politik dan pengambil kebijakan nasional dan daerah.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2022 ini menjadi momen penting untuk terus menumbuhkan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian untuk terus memperbaiki dalam perilaku adil terhadap lingkungan. Lingkungan yang sehat membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak secara konstruktif. Tidak lain, dalam satu arah sejalan dengan tujuan nasional dan
cita-cita bangsa. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Semoga Allah SWT meridhoi semua upaya dan langkah kita dalam menjaga dan melestarikan lingkungan Indonesia.

Setelah pembacaan sambutan dilanjutkan penyerahan penghargaan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan penyerahan bingkisan dan bantuan sarana tempat sampah berikutnya dilanjutkan Foto bersama dan Launching program Eco Office ditandai dengan pemutaran video.
(Dispen Lantamal IX

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *