Piru,beritasumbernews.com Menanggapi informasi yang marak berkembang terkait Pemotongan Bantuan Operasional Sekolah (BOP) PAUD Oleh Dinas Pendidikan Seram Bagian Barat (SBB) beberapa waktu belakangan ini, langsung dibantah pihak Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten SBB.
Kepada wartawan, Kamis (04/08) kedua lembaga mitra Dinas Pendidikan ini angkat bicara dan memberikan pernyataan resmi terkait informasi tersebut.
Tidak main-main, informasi pemotongan BOP yang disebut dilakukan oleh Dinas Pendidikan ini mereka sebut Hoax.
Ketua HIMPAUDI Kabupaten SBB Adonia Tendean bersama wakil ketua IGTKI SBB Selfesina Tlingkery didampingi pengurus kedua lembaga ini mengatakan, meskipun mitra dari Dinas Pendidikan, namun secara otomatis urusan organisasi HIMPAUDI dan IGTKI terpisah dari dinas.
Dalam kesempatan itu pula, kedua lembaga langsung memberikan pernyataan resmi dalam surat yang berisikan 3 (tiga) poin yang menyatakan”
1. Kegiatan Studi Banding adalah hasil kolaborasi organisasi HIMPAUDI dan IGTKI dalam rangka meningkatkan mutu Pendidikan dalam setiap lembaga yang ada dalam kedua organisasi ini.
2. Pembentukan panitia kegiatan Studi Banding berdasarkan hasil kolaborasi kedua lembaga mitra tanggal 04 April 2022 dan hasilnya, Kepala Bidang PAUD pada Dinas Pendidikan SBB dipercayakan sebagai ketua panitia kegiatan Studi Banding.
3. Setoran tabungan Studi Banding ke rekening ketua panitia kegiatan, karena saat itu panitia belum punya rekening, maka dipakai rekening ketua panitia untuk sementara sebagai wadah, Setelah itu langsung disetor ke bendahara.
“Dengan adanya pernyataan yang kami buat ini, maka informasi tentang adanya pemotongan dana BOP oleh Dinas Pendidkan SBB adalah sebuah pembohongan public atau Hoax.” Tegas Tendean. (Yan L)
