Passo,beritasumbernews.com,Bertempat di Masjid Al Iqro SPN Polda Maluku, Kasubdit Patroliairud Ditpolairud Polda Maluku Kompol H Akmil Djapa menjadi Khatib Jumat.
Pada kesempatan kali ini Akmil membawan judul khutbah 6 Nasehat Populer Imam Al Ghazali. Jumat 09/12/2022
Dalam khotbah-nya Akmil mengatakan” Sikap mau menerima nasehat dan saran merupakan cerminan kesadaran diri sebagai manusia yang tidak sempurna.
Baik yang menerima nasehat itu orang biasa ataupun orang istimewa, Sebab seluruh anak keturunan Nabi Adam takkan luput dari kesalahan ucap akmil.
Lanjut Akmil” Disamping itu, orang yang mau menerima nasehat, menunjukkan ia adalah orang yang suka dengan kebaikan dan juga suka kepada yang memberi nasehat, Sebab dengan mendapatkan nasehat ia menjadi tahu sisi kekurangannya.
Abu Hamid Muhammad Al Ghazali atau yang lebih dikenal dengan nama Imam Al Ghazali adalah seorang yang sangat ahli dalam hal pengetahuan. Ucap Akmil
Pasalnya” Keahliannya dalam hal pengetahuan tersebut mendapat gelar Hujjatul Islam, lantaran daya ingatny yang kuat serta bijak dalam berargumen.
Akmil memaparkan Enam nasehat tersebut yakni”
1. Hal yg paling dekat adalah kematian, yang man berbunyi” Sebagaimana Firman Allah swt dalam Alquran surah Al Anbiya ayat 35 yang maknanya setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.
Dan kematian akan datang tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
Bagaimanapun dalam keadaan apapun, kapanpun dan dimanapun akan menimpa siapapun. Semakin hari kita semakin dekat dengan kematian.
Untuk itu marilah kita mempersiapkan bekal kita untuk menuju kesana dengan melaksanakan amal ibadah yg diridhoi Allah swt.
2. Hal yang paling jauh adalah masa lalu, yang berbunyi
Allah swt berfirman dalam alquran surah al Ashr yang maknanya : Demi masa, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati dalam kebaikan.
Maka kita hendaknya menggunakan waktu sebaik mungkin, mengisinya dengan hal² yang bermanfaat agar tak ada penyesalan atas waktu yang telah terlewati.
3. Hal yang paling Besar adalah hawa nafsu, yang mengatakan”
Yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah nafsu.
Karena sekelas Nabi Adam a.s. masih goyah saat berhadapan dengan syetan yg mengganggu keteguhan imannya. Apalagi dengan kita yang hanya seorang hamba biasa.
Maka hanya dengan mengingat Allah setiap saat adalah cara mengendalikan nafsu.
4. Hal yang paling berat adalah amanah, yang merupakan Seseorang yang memberikan amanah kepada kita karena orang itu percaya.
Bila kita mendapat amanah kita harus menjaganya, kalau kita tidak bisa menjaga amanah selamanya orang lain tidak akan percaya lagi. Terlihat ringan namun sangat berat dan setiap amanah akan dipetanggungjawabkan dihadapan Allah swt.
5. Hal yang paling ringan adalah meninggalkan shalat.
Karena sibuk dengan pekerjaan hingga menunda sampai waktunya terlewat.
Shalat adalah tiangnya Agama ia sebagai penerang dalam gelapnya liang lahat, Untuk itu sesibuk apapun kita jangan sampai meninggalkan shalat.
6. Hal yang paling tajam adalah lidah manusia.
Allah swt berfirman dalam Alquran surah Al Hujurat ayat 12 yang maknanya hai orang-orang yang beriman jauhilah kebanyakan berprasangka.
Janganlah kamu mencari cari kesalahan orang lain dan jangan kamu menggunjing sebahagian yang lain.
Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik keapdanya. Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang.
Fitnah lebih kejam dari pembunuhan, jelaslah berawal dari omongan yang keluar dari lidah akan menyebabkan hal yang lebih besar.
Tak heran hendaknya manusia diam sàat ia tidak bisa berkata yang baik. Karena saat keburukan yang keluar dari mulutnya, maka keburukan yg lebih besar akan terjadi.
Diakhir khutbah, akmil mengajak jamaah yang terdiri dari Siswa SPN Polda Maluku yang nantinya dilantik menjadi Anggota Polri hendaknya selalu memberikan dan menabur kebaikan dimanapun bertugas aplikasikanlah Nasehat Imam Al Ghazali dalam pelaksanaan tugas maupun aktivitas keseharian insya Allah Polisi dengan sendirinya masyarakat akan mencintai Polri, Berikan yang terbaik dengan tugas yang terbaik pula.
Salam nasehatnya Akmil juga mengatakan” Jangan jemu menabur kebaikan dimanapun bertugas, Ikhlas melayani Tulus melindungi. Pungkasnya (Red)
