Ambon,beritasumbernews.com
Terkait aksi demo para sopir angkot karena hilangnya BBM premium yang tiba – tiba tidak di produksikan lagi mengecewakan sejumlah pengemudi angkot di kota Ambon.
Ketua komisi II Saodah Tuanakotta kepada wartawan kemarin menyampaikan bahwa” terkait dengan agen tunggal, yang munculnya Permasalahan demo dan aksi mogok yang di lakukan oleh supir angkot dan terkait dengan harga yang di kenaikan yang perlahan tapi saat ini terasa. Kamis 27/09/2021
Kata Tuanakotta” Ada strategi yang di lakukan pengisian yaitu, solarnya 50, pertalait atau partamaxnya 50 jadi fipti – fipti, Karna ada program pertamina untuk ramah lingkungan itu makanya mereka sudah, lebih, bagaimana untuk menjual Partalait dan Partamax. Kata Tuanakotta
Dan ini sudah di sosialisasikan keseluruh kabupaten koto melalui Pemerintah daerah, kepolisian,kejaksaan semua mereka lakukan itu. Sebut Tuanakotta
Namun ada yang menjadi sedikit kekecewaan sebagai wakil Rakyat,kenapa Masyarakat tidak mengetahui itu Agar tidak terjadi kejolak di Masyarakat. Kesal Tuanakotta
Nah ini nanti bersama Pemerintah Kota, Mereka akan melakukan rapat bersama pada tangal 7/09/2021 dan akan menentukan harga, het atau harga estinasi tertinggi.
Tutup Tuanakotta
(Chey)
