Ambon,beritasumbernews.com,Terselenggaranya acara perayaan konser musik Ukulele Bahtera Voice Ke-2, yang diselenggarakan oleh Ukulele Bahtera voice Kota Ambon, yang diselenggarakan sekaligus sebagai pesta dana, dengan bertujuan menggalang dana untuk pelaksanaan konser di jakarta pada tahun 2024 nanti, serta menunjukan partisipasi dalam mempopulerkan Ambon sebagai kota musik dunia, melalui Jukulele hingga ketingkat nasional bahkan internasional, bertempat di Gedung Aula PGSD Unpatti Kota Ambon, Jumat (13/10/2023) pukul 20:00 Wit.
Turut hadir Pj Walikota Ambon Drs. Bodewin. M. Wattimena, M.Si, Kadis Pariwisata Kota Ambon Dr. Meikyal Pontoh, M.Kes, Kadis PUPR Kota Ambon Melianus Latuihamallo, ST, MT, Kapolsek Nusaniwe IPTU Johan W.M. Anakotta, dan OPD lingkup pemerintah kota Ambon.
Pada kesempatan ini Pj Walikota Ambon Drs. Bodewin. M. Wattimena, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, “Pemkot Ambon memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada Bahtera Voice yang selama ini telah menjadi bagian dari upaya kita bersama, dalam memasalkan alat musik tradisional Jukulele di Kota Ambon dan di Provinsi Maluku.
Lanjutnya, ” Kota Ambon sendiri telah diberikan branding oleh UNESCO sebagai Kota musik dunia, Sehingga dalam upaya kita untuk menunjukkan Ambon sebagai Kota musik dunia, adalah dengan membangun ekosistem ekonomi kreatif dengan kota musik sebagai tujuannya.
Kita tentu berharap bahwa minimal dari jukulele ini, kita bisa menunjukkan kepada dunia dan kepada Indonesia, bahwa musik di Kota Ambon itu hidup, bertumbuh, dan berkembang, sambil kita mengupayakan ekosistem ekonomi kreatif, untuk memadukan musik dan kreativitas lain seperti UMKM dan lain-lain yang tergabung di dalamnya, Harap Bodewin.
Dirinya juga menyampaikan, “Pemerintah kota juga berupaya untuk memberikan ruang lewat berbagai hal yang dilakukan, seperti yang akan dilakukan di Jalan Pattimura, yang akan dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan kreativitas masyarakat di Kota Ambon.
Tambahnya, “Kalau semua titik-titik di kota ini bisa kita bangun seperti ini, maka jika orang berkunjung ke kota ini dia akan melihat bahwa memang betul Ambon ini adalah kota musik, sehingga tidak harus kita bawa penyanyi-penyanyi ternama dari luar, kemudian melakukan konser di sini dan menghabiskan banyak anggaran namun hanya sesaat.
“Maka yang harus kita lakukan adalah tumbuhkan kreativitas pemuda pemudi kita di Kota Ambon, sehingga anak-anak tidak hanya sibuk dengan gadget dan Android, tetapi mereka bisa menyibukkan diri dengan belajar jukulele, dan juga belajar alat musik yang lain, tutur Bodewin.
Dirinya berharap, dari kegiatan seperti ini kita semua dapat memberi arti bagi kota yang kita cintai ini, karena kalau anak-anak usia muda saja bisa memberi arti bagi kota ini lewat permainan jukulele yang berkualitas, maka kita semua yang ada di usia-usia yang lebih tua mesti juga mampu memberikan sesuatu bagi kota ini lewat apapun yang kita miliki. Pungkasnya (Chey)
