Pediwang,beritasumbernews com
Masyarakat Desa Pediwang merasa resah dan kecewa atas hasil keputusan Screining Panitia Kabupaten pencalonan Kepala Desa SE Kabupaten Halut berapa hari lalu.
Akibat dari hasil Screining itu memicu Susana warga masyarakat makin memanas tidak menerima hasil tersebut, aksi masa sejak kemarin hingga hari ini belum bisa di redakan.
Sempat kurang lebih dalam waktu 30 menit kemarin Kapolsek Kao Utara Ipda. Masqun Abdukish S.H berhasil meredakan situasi yang hendak memalang jalan dan membakar ban.
Hari ini kondisi tersebut berkecamuk lagi makin memanas, warga kembali memalang kantor Desa dan tidak ijinkan panitia untuk beraktifitas menjalankan proses tahapan pemilihan kepala desa Pediwang. Rabu 20/10/2021
Masyarakat Desa Pediwang mengharapkan lima calon Kepala Desa harus ikut dalam pemilihan karena pilihan masyarakat ada pada salah satu calon yang gugur saat ikut Screining tingkat Kabupaten.
Suara masyarakat dalam aksi tersebut bahwa Panitia tidak adil dan sengaja mengugurkan pilihan mereka sementara menurut warga bahwa salah satu dari lima calon tersebut saat ikuti tahapan Screining yakni tes PBB di dapati tidak mampu dan bahkan sempat nyaris jatuh, akhirnya menarik ketidak puasan warga atas kondisi tersebut.
Warga masyarakat Pediwang tetap mempertahankan akan hak mereka dan tidak menginginkan adanya aktifitas panitia untuk melaksanakan proses pemilihan karena harapan masyarakat harus lima calon yang maju dan keputusan siapa yang jadi Kades ada pada pilihan Rakyat nantinya.
Kapolsek Kec Kao Utara Ipda. Masqun Abdukish S.H kembali bersama Waka Polres Halut dan sejumlah personil menggunakan senjata lengkap turut mengamkan situasi dan mencoba meredam emosional warga namun hingga saat ini kondisi belum dapat di sterilkan.
Upaya sterilkan dan upaya membuka pemblokiran kantor pun terus di lakukan oleh Camat Kao Utara bersama Kapolsek, dan Panitia, lima personil TNI AD dari Kompi Banau pun turun bersama membantu mengamankan kondisi. (Endy-21)
