Ambon – beritasumbernews.com – Pendidikan keuangan sejak dini dinilai sangat penting untuk membentuk generasi yang cerdas, bijak, dan mampu mengambil keputusan finansial secara tepat di masa depan. Ambon (27/04/2026)

Hal itu disampaikan OJK Provinsi Maluku melalui kegiatan _Konsinyering Penyusunan dan Penyelarasan Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS Tingkat SMP/MTs Kota Ambon Tahun 2026_.

“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama mendukung penguatan literasi keuangan di lingkungan sekolah. Tujuannya agar para pelajar semakin memahami pentingnya mengelola keuangan, menabung, serta mengenal layanan keuangan yang aman dan resmi,” ujar perwakilan OJK Maluku.

Modul ajar ini disusun untuk diintegrasikan ke dalam mata pelajaran IPS, sehingga siswa SMP/MTs di Kota Ambon mendapat pemahaman praktis tentang konsep dasar keuangan, perencanaan, hingga perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.

Dengan sinergi antara dunia pendidikan dan sektor jasa keuangan, OJK Maluku berharap lahir generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Literasi keuangan bukan hanya soal angka, tapi soal sikap. Anak-anak harus dibiasakan membedakan kebutuhan dan keinginan, paham risiko investasi bodong, dan tahu ke mana harus melapor jika dirugikan,” tegasnya.

Kegiatan konsinyering melibatkan Dinas Pendidikan Kota Ambon, guru-guru IPS, serta perwakilan industri jasa keuangan. Modul yang diselaraskan ditargetkan mulai diujicobakan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

(Chey)