Tobelo,beritasumbernews.com
Smart City adalah salah satu program pemerintah pusat yang mana dapat membantu daerah pesisir dari ketertinggalan informasi publik.
Hal ini di ungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kab.Halut Deky Tawaris kepada Redaksi beritasumbernews.com usai gelar pertemuan yang di gelar di Lantai II Kantor Bupati Halut tadi ia menyampaikan” hal ini merupakan pertemuan awal terkait masuknya Dewan Smart City di Halut. Jumat 06/08/2021
Kadis pun menambahkan” rapat yang di gelar tadi ini guna mempersiapkan rencana penyusunan dokumen dalam rangka masuknya Smart City Kab Halut. Jelas Kadis
Kata Kadis” hal ini kebetulan pada tanggal 25/26 lalu itu di gelar bimtek pertama atau awal yang mana Tim dari pusat Kementrian Kominfo dan juga kepresidenan akan duduk bersama dengan pemerintah daerah untuk merumuskan data – data yang terhubung dengan rencana pembangunan Smart City. Jelas Kadis
Dalam hal ini ada di laksanakan diskusi, kemudian wawancara dengan pemimpin – pemimpin daerah kemudian hasilnya akan di Ramu dan di kumpulkan guna bimtek kedua akan menyusul agar dapat mengatur dan memilah dan diatur sampai nanti bimtek ke 3/4 guna mencapai dokumen Smart City Kab.Halut.
Menurut Kadis dengan masuknya Smart City di Kab.Halut ini banyak hal yang menguntungkan seperti salah satu Contoh cerdas Govermant atau yang cerdas, yang di maksud cerdas itu maksudnya” masyarakat tentu bisa terlayani dalam berbagai kebutuhan, seperti contoh ada orang sakit, atau juga lansia, atau yang alami kecelakaan, bahkan akibat bencana.
Hal ini di sampaikan Kadis bahwa dari hal itu semua maka dengan adanya Smart City maka akses informasi lebih mudah dan lebih cepat di dapat lewat Rilis karena sudah terhubung dengan jaringan internet yang memadai dan cepat. Ujar Kadis
Kadis mengatakan” ada banyak hal yang menguntungkan sampai pada Smart Goverment, Smart ekonomi, sehingga ekonomi daerah ini akan di kolaborasi sehingga mengikuti standar – standar pertumbuhan ekonomi daerah yang mampan. Pungkasnya
Hal yang penting juga pada Smart Blending pariwisata sehingga bisa di publikasikan atau menjual produk pariwisata ataupun spot pariwisata kita melalui program Smart City itu sehingga di ketahui bukan saja Indonesia namun mendunia. Ungkap Kadis
Kadis menjelaskan bahwa” misalnya spot pariwisata pada Talaga Paca, Meti juga di jual, dan juga potensi pariwisata lain yang di jual, sehingga lewat Smart City akan di persiapkan.
Selaku Kepala Dinas Kominfo Kab.Halut yang kebetulan juga selaku sekretaris dalam konteks Smart City ini pertama yang di buat adalah kerja sama pemerintah dengan semua masyarakat, swasta, perguruan tinggi, karena itu dianggap penting guna kesuksesan Smart City ini. Tutur Kadis
Perlu di ketahui lagi bahwa adanya Smart City masuk Kab.Halut ini, bukan sekedar pemerintahan ansi tetapi kolaborasi pemerintah, dunia usaha, swasta, perguruan tinggi, bahkan para budayawan, seluruh yang punya potensi budaya itu di satukan di Smart City ini.
Harapannya” dengan adanya hal tersebut membutuhkan sebuah kerja sama sehingga bisa masukan data secara baik, ril, akurat agar bisa merumuskan arah kebijakan rencana pembangunan Smart City. Tutup Kadis Kominfo Kab.Halut
(Endy-21)
