SBB,beritasumbernews.com
Danrem 151/binaiya Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw kunjungan kerja ke Kab.SBB dalam rangka mersmikan walang belajar.
Hal ini di lakukan Danrem wujud dari kepedulian TNI AD di tengah kondis Pandemi Covid – 19 yang tak kunjung habis.
Akibat panjang dan lamanya penyebaran Virus Covid – 19 yang merajalela tersebar di seluruh Indonesia sampai ke pelosok Desa terpencil sekalipun hingga mengakibatkan aktifitas Pemerintah dan Rakyat menjadi lumpuh.
Bukan saja itu namun terjadi hal yang sama pada pendidikan, yang mengakibatkan seanteru siswa di seluruh Indonesia kesulitan menempuh ilmu termasuk di SBB.
Kondisi ini menarik perhatian TNI AD lewat Danrem 151/Binaiya yang dengan kepeduliannya turun ke SBB guna meresmikan walang belajar yang bisa membantu warga dalam hal ini para siswa untuk bisa menimbah ilmu.
Danrem tidak sendiri dalam kunjungannya ke SBB, namun di dampingi oleh Ketua MPH Sinode GPM, Pendeta E.T. Maspaitella bersama isteri, Kasiter Kasrem 151/Binaiya, Kolonel Inf J. Pesulima, Dantim Intel Korem 151/Binaiya, Kapten Inf H. Ulorlo, Kapenrem 151/Binaiya, Kapten Inf Walid, Danramil 1504-01/Salahutu, Letda Inf Muh. J. Anjaran, Pelda L. Huwae (Jasrem 151/Binaiya).
Danrem bersama rombongan saat tiba di Waipirit Kec.Kairatu di sambut hangat oleh Dandim 1502/masohi Letkol Inf Sang Ngurah Wikrama W,S.I,Kom, M.Tr (Han), M.I.Kom, Danramil 1502-08/ kairatu Kapten Arm Ismail Lestaluhu, Danunit Intel Kodim 1502/Masohi Letda Inf Sadar Lessy.
Saat tiba, Danrem bersama rombongan sempat mampir sebentar di Koramil 1502-08/Kairatu guna melaksanakan jamuan makan pagi.
Dalam sambutan itu hadir pula Bupati SBB, Timotius Akerina SE, Msi, Pimpinan OPD SBB, Danramil 1502-07/piru Kapten Inf Agung Prabowo.
Dari Desa Piru, rombongan Danrem serta rombongan Bupati SBB melanjutkan kegiatan kunjungan ke Kec.Taniwel Yakni ke Desa Riring, saat tiba di Desa Riring Danrem di sambut hangat dengan sugukan budaya dengan mengalungan Sal serta tarian cakalele kemudian di lanjutkan Esoma.
Dari Desa Riring kunjungan Danrem berlanjut ke Desa Romah Soal, kemudian berlanjut ke Desa Niniari, di sambut pula dengan tarian yang sama cakalele dan tari lenso.
Kata Danrem saat ada di Niniari menyampaikan bahwa” Kami datang pertama tama kami Naikan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatnya kita boleh ada saat ini dalam peresmian walang belajar mengajar bagi sekolah Daras SD desa Neniari
Walang belajar ini dapat bermanfaat bagi belajar mengajar bagi anak anak sekolah khususnya sekolah dasar kelas 1 (satu) s/d kelas 6 (enam) untuk desa terpencil yang jangkuanya cukup jauh terutama desa Neniari merupakan salah satunya dan juga belum ada sinyal. Ucap Danrem
Tambahnya” Walang belajar dapat berguna bagi anak sekolah untuk memupuk ilmu bagi anak pelajar baik pelajaran bahasa Inggris dan juga matematika.
Ucap Danrem” Kami hanya bisa memberikan bantuan berupa Televisi dan alat alat belajar semoga bisa membantu anak anak sekolah dasar untuk belajar untuk menambah ilmu. Jelas Danrem
Bupati SBB Timotius Akerina berkesempatan menggunting pita Peresmian walang belajar.
(Yan.L)
