Ambon,beritasumbernews.com
Tepatnya di RT.001/RW.003 Mangga dua, Kel.Uriemesing, Kec.Nusaniwe Kota Ambon telah terjadi aksi pelemparan batu oleh kelompok pemuda Air Matacina ke arah pemukiman Penduduk RT. 001/003.
Kasubag Humas Polresta Ambon Ipda.Isack Leitemia kepada media ini lewat Rilisnya menyampaikan bahwa, kejadian tersebut terjadi kemarin Minggu 28 November 2021 yang bertempat di RT.001/RW.003 Mangga dua, Kel.Uriemesing, Kec.Nusaniwe Kota Ambon. Ulas Leitemia
Dari kronologis yang di sampaikan, kata Leitemia” menurut keterangan saksi Ny.Nesa Patty (37) menjelaskan bahwa awalnya saksi sementara makan di rumahnya tiba tiba saksi mendengar bunyi lemparan batu ke arah atap rumah, kemudian saksi membangunkan suaminya yang sementara tidur dan mengatakan bahwa itu ada dong lempar rumah dari atas. Ujarnya
Lanjutnya” Karena bunyi lemparan yang begitu banyak saksi dan suami keluar dari dalam rumahnya dan kemudian terjadi lagi Pelemparan batu dari arah Gunung Lauwa Ponegoro oleh sekelompok pemuda Amaci ke arah rumah warga RT 001/03 Kel Uriemesing Mangga Dua.
Kemudian saksi dan suami beserta warga sekitar kemudian keluar dari rumah dan menuju ke arah jalan utama untuk menghindari pelemparan batu dari arah gunung tersebut yang dilakukan oleh kelompok Pemuda Amaci.
Sementara Menurut keterangan Ketua RT 001/003 Sonny Pattiasina, (67) Menjelaskan bahwa” awalnya saksi sementara tidur dan di telpon oleh salah satu warga Uce Matahelemual bawah ada ribut ribut dekat kampus PGSD.
Stelah mendapat telepon tersebut saksi berinisiatif untuk pergi mengecek kejadian tersebut namun saat mau keluar rumah tiba tiba saksi mendengar bunyi lemparan batu ke arah pemukiman warganya.
Mendengar bunyi lemparan batu yang sangat banyak dari arah gunung Lauwa saksi kemudian mengeluarkan keluarganya ke arah jalan utama untuk menghindari dari lemparan batu dan di ikuti oleh para warga yang bermukim di bawah lerang gunung Lauwa.
Kata Leitemia” Aksi pelemparan batu tersebut berlangsung sekira 15 menit
Tidak lama kemudian Kapolsek Nusaniwe Iptu. Johan WM.Anakotta beserta personil SPKT Polresta Ambon, PRC Sat Samapta, Polsek Nusaniwe dan Samapta Polda Maluku tiba di TKP untuk membubarkan aksi pelemparan tersebut.
Tambah Leitemia” Kejadian tersebut berimbas karena adanya pembakaran tempat pangkalan Ojek depan SPBU Soa Bali Minggu 28 November 2021 hingga pada pukul 03.20 wit bertempat di ruas jalan Dr. Latumeten tepatnya di depan RST Ambon terjadi aksi saling lempar batu antara kelompok pemuda Air Mata Cina dengan kelompok Pemuda mangga Dua Kec. Nusaniwe Kota Ambon. Jelas Leitemia
Dari kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan untuk kerugian material banyaknya atap rumah warga yang penyok/rusak akibat terkena lemparan batu. Pungkasnya
Sampai dengan saat ini situasi pada TKP terpantau aman dan terkendali dan untuk personil masih tetap stand by di TKP untuk mengantisipasi kejadian susulan.Tutup Leitemia
(Rdks)
