Kamal,beritasumbernews.com,,,
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar perayaan HUT ke 57 tahun Negri Boy dari Negeri Saparua ke Negeri Kamal.
Kegiatan ini di selenggarakan di Desa Kamal, sekitar pukul 14 : 00 Wit, kemarin siang jelang sore, yang melibatkan seluruh Masyarakat Boy dari Saparua dan masyarakat Kamal. Selasa 25/01/2022
Acara syukuran HUT ke-57 Transmigrasi Boy dari negri saparua di negri Kamal dengan tema” merajud kasih membagun generasi emas di Bumi saka mese Nusa”.
Hadir dalam Acara syukuran tersebut yakni” Bupati Kabupaten Seram bagian barat Drs.Timotius akerina SE.M.Si, Plh Sekda Kabupaten Seram Bagian Barat Leferne A. tuasun, Anggota DPRD partai Gerindra Erwin Amirudin SE, Kapolsek kairatu barat Ipda Hendrik Nikijuluw.
Hadir pula Camat kairatu barat Marco Lekawael S.STP, pejabat Negri Kamal, Ketua majelis Kamal Pdt. Gery Nanlohy S.th,Tokoh-tokoh Adat, Majelis GPM Kamal, Tamu undangan sebanyak kurang lebih 100 orang.
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan” Dengan megucap syukur dalam merayakan HUT masyarakat asal dari Negri Boy transmigrasi di Negri kamal sudah 57 tahun hal tersebut sudah Sangat kuat ikatan persaudaraan antara masyarakat Boy dengan masyarakat Kamal sehingga tidak menjadi perbedaan semua adalah masyarakat seram bagian barat.
Bupati berharap” agar selalu menjaga hubungan orang Basudara sehingga tidak ada perbedaan di Negri Kamal, selain itu Bupati juga menghimbau agar para tua- tua adat selalu megigatkan kepada generasi- generasi muda sehingga sejarah tidak boleh dilupakan namun tetap di ingat tentang asal usul sejarah yang sebenarnya.
Dihari ulang tahun tersebut Bupati juga menyampaikan momentum antara masyarakat seram bagian barat diNegri kamal,Jangan sekali kali melupakan sejarah.
Bahwa keturunan dari boy tapi sudah mediami di desa Kamal sejak 57 tahun lalu sehingga jangan ada lagi ada perbedaan didalam negri ini, dan bukan lagi orang boy tapi Katong orang Kamal yang sejarahnya dari boy.
Bupati berharap juga agar Semua elemen yang ada di desa kamal harus menjaga dan membagun hubungan Jagan sampe ada perbedaan sehingg tidak ada pilih kasih tidak boleh ada perbedaan didalam pelayanan apapun. Tutup Bupati (Rdks)
