SBB,beritasumbernews.com,,Danrem 151/Binaiya dalam kunjungan kerjanya ke SBB bersama rombongan saat menyeberang dari Ambon ke Waipirit SBB menggunakan transportasi Kapal Feri KMP.Inalika.
Sekitar pukul 10 : 00 Wit kemarin tiba pelabuhan ASDP Waipirit, Danrem di sambut oleh Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Sang Ngurah Wikrama W, S.I.Kom, M.Tr.(Han), M.I.Kom, Dandenpom XVI-02/Masohi Mayor Cpm Jepry, Danramil 1502-08/kairatu Kapten Arm Ismail Lestaluhu, Pasiops kodim 1502/masohi kapten CBA La Ode Maaruf.
Setelah tiba di di Pos Satgas Ramil Arhanud 11/ WBY Desa Loki, Danrem 151/Bny Menerima Hormat jajar yang dipimpin Danpos Satgas Ramil Arhanud 11/ WBY Sertu Krisan.
Setelah itu Danrem memberikan arahan pada 24 personil Pos Satgas Ramil Arhanud 11/WBY, kemudian di lanjutkan dengan pemerikasaan kerapian dan kebersihan Pos Satgas Ramil Arhanud 11/WBY.
Dari Pos Satgas Ramil Arhanud 11/WBY, Danrem bertemu dengan warga masyarakat Dusun Katapang dan sempat memberikan bantuan yakni sejumlah Al-Qur’an, tepatnya Danrem menyalurkan Al-Qur’an tersebut di Masjid Raya Al-Ihqlas, yang di terima lansung oleh Tokoh Agam imam mesjid katapang.
Usai menyumbangkan Al-Qur’an, Danrem lalu bertemu juga dengan masyarakat dusun Katapang kurang lebih ada 70 orang, saat itu Danrem berkesempatan menyapa warga Dusun Katapang bahwa” Terkait permasalahan yang terjadi antara Desa Loki dengan dusun katapang agar tetap menjaga Jagan sampe terjadi seperti di Pulau Haruku. Pinta Danrem
Lanjutnya” sehingga tidak mencederai persaudaraan yang selama ini telah terbina dengan baik, sehingga tidak megganggu Stabilitas keamanan yang mana apabila terjadi hal tersebut menang jadi arang kala jadi abu. Sebut Danrem
Pasalnya” dan apabila terjadi perpecahan tersebut lama untuk dapat diperbaiki Danrem juga megharapkan agar Masyarakat katapang harus ikut slogan orang Maluku potong dikuku rasa didagin sagu salempeng patah dua, ale Rasa Beta rasa, artinya satu sakit samua sakit. Tutur Danrem
Sementara itu di tambahkan oleh warga masyarakat Dusun Katapang Abdul Mufti Rumalutur bahwa” merasa tidak puas dengan pemerintah daerah Kab. SBB yang dianggap lambat menanggapi permasalahan tersebut sehingga membuat kemarahan terhadap pemerintah daerah bukan terhadap Desa loki. Katanya
Tambahnya” sehingga membuat isu- isu dimedia Sosial yang memanas yang sengaja dimanfaatkan oleh kepentingan lain untuk membenturkan keadaan antara dusun Katapang dengan Desa Loki. Ujar Rumalutur
Kata dia” namun sejauh ini keamanan di dusun Katapang dan Desa Loki tetap terjaga sehingga orang yang masuk dari Daerah lain dipulangkan dan tidak mau untuk keamanan diinterfensi oleh masyarakat lain.
Rumalutur juga menjelaskan bahwa” memang di media sosial sedang hangat dengan promlem dusun Katapang dengan Desa Loki, bersitegang masalah argumntasi bukan masalah Fisik sehingga apa yang kita sampaikan ini dapat diteruskan ke Pemerintah Daerah. Pintanya
Kemudian di tambahkan juga oleh Husen latip bahwa” meyarankan agar Kalo bisa untuk menagkis isu-isu sesat tersebut di media Sosial saat ini agar dibentuk kordinasi lintas agama sehingga hal ini dapat disarankan ke pihak kepolisian maupun pemerintah terkait.
Latip menambahkan juga bahwa” pada tanggal 10 Februari 2022 ada mobilisasi masa dari dusun Katapang terkait hasil dengar pendapat DPRD kab SBB tentang pemekaran dusun Loki.
Apa yang di sampaikan dua warga tersebut di tanggapi oleh Danrem 151/ Binaya bahwa” Masalah tersebut Jagan sampe dibawa ke unsur politik hal tersebut bukan kesalahan administrasi.,jangan mau di jadikan kuda perjuagan tersebut kalo murni luar biasa tapi jangan sampai di tunggagi itu pasti dicap tidak baik yang susah masyarakat sendiri hanya Karena kepentingan tertentu.
Usai pertemuan dengan warga Dusun Katapang Danrem juga menuju Desa Luhu dan hal yang sama pula di lakukan di Desa Luhu saat ada di Satgas Ramil Arhanud 11/WBY Desa Luhu, yang di terima lansung oleh Camat Huamual bersama tokoh Agama. (Rdks)
