Supu,beritasumbernews.com
Bertempat di Lapangan Wiratama Jaya Desa Supu Kecamatan Loloda Utara Kabupaten Halmahera Utara. Telah dilaksanakan Kegiatan Pembukaan Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke IX Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Halmahera Utara. Dengan Tema” “Membumikan Al-Qu’an”.

Kegiatan tersebut di buka secara resmi kemarin malam sekitar pukul 21 : 00 Wit, yang di buka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Halmahera Utara Ir.Frans Manery. Sabtu 05/03/2022

Selain Bupati Halut Ir. Frans Manery bersama Ibu yang hadir dalam acara tersebut, namun di hadiri juga oleh Wakil Bupati Halut Muchlis Tapi Tapi S.Ag bersama Ibu, Ketua DPRD Halut Janlis G Kitong, Sekda Kab Halut Drs E.J. Papilaya M.TP, Kepala Kantor Kemenag Halut Yamin Tjokra S.Hi, M.Pd.

Bahkan di hadiri juga oleh Para Anggota DPRD Kab Halut, Para Pimpinan OPD Kab Halut, Para Camat Se-Kab Halut, Para KUA Se-Kab Halut, Para Kades Se-Kecamatan Loloda Utara, Ketua Kordinator Panitia MTQ Talip Pono, serta Tamu undangan dan Masyarakat yang hadir berjumlah kurang lebih 350 orang.

Dalam rangkaian acara pembukaan yang di laksanakan di mulai dari acara pembukaan, Pembacaan Kalam Ilahi, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Menyampaikan Lagu Mars MTQ, Pengibaran Bendera MTQ dan Bendera Kafila, serta Laporan Ketua Kordinator Panitia dan Pembacaan Surat Keputusan Bupati Kab Halmahera Utara, tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ.

Sementara masuk dalam sesi kata sambutan di mulai dari Sambutan ketua LPPTQ Muchlis Tapi Tapi S.Ag yang menyampaikan bahwa” Awalanya kita sempat berdebat terkait dengan tempat kegiatan MTQ dengan berbagai macam pendapat, namun atas kesepakatan bersama kita bisa laksanakan di Desa Supu ini.

Loloda Utara jadi perhatian khusus, entah itu kesuksesan serta kuntribusi terhadap kami dalam pilkada kelmarin.

Bagi Masyarakat Desa Supu bisa menempati tempat tempat bertanding selam kurang lebih lima hari dengan aman dan bisa mendukung proses kegiatan MTQ ini.

Kita diskusi tadi kalau satu orang per Kafila bawah lima ratus ribu saja, berapa duit yang berputar di Desa Supu ini, dan warung warung kecil bisa hidup.

Ini sekulubit dampak dari pelaksanaan MTQ di Desa Supu ini, Dampak yang lebih besar bagimana kita menjalin hubungan silaturahmi sesama kita anak Daerah Halmahera Utara ini.

Saya, katanya” kira apapun proses yang kita lakukan selama pelaksanaan MTQ ini hasilnya kita terima bersama dan Insyaallah kita bawah sampai di Tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan di Morotai nanti.

Semua kita mengikuti prosesnya dan kita terima hasilnya, jangan kemudian ada lagi yang protes atau tidak menerima dan pada akhirnya apa yang kita lakukan ini menjadi sia sia.

Kepada Masyarakat Supu terima kasih atas kerelaan menjemput Kafila Kafila yang sudah datang pada sore tadi.

Terima kasih banya semoga semua yang kita laksanakan dalam proses MTQ ini menjadi amal jariah kita untuk mengarungi kehidupan kita dimasa yang akan datang.

Kemudian di lanjutkan dengan Sambutan Kepala Kantor Kemenag Halut yang menyampaikan bahwa”
Sebagai insan bersama kami panjatkan Puji dan Syukur kehadiran Allah SWT atas RahmatNya sehingga kegiatan MTQ ini bisa terlaksana pada hari ini.

Sesaat lagi kagiatan MTQ yang ke IX ini akan dibuka oleh Bupati Kabupaten Halmahera Utara Ir. Frans Manery, Karena itu Saya akan menyampaikan beberapa hal yaitu Mari kita jadikan Al-Qur’an ini sebagi konsep terasaksa untuk mengatasi berbagai masalah kehidupan, baik kehidupan sosial kemasyarakatan, kehidupan Masyarakat Politik, Budaya termasuk ancaman ancaman Radikalisme.

Yang terpenting dalam ajang MTQ ini adalah Suptamtif Al-Qur’an sebagai jalan hidup keselamatan, Spirit Al-Qur’an yang harus kita kalam bersama karena Al-Qur’an adalah tuntunan yang pasti benar, Al-Qur’an tidak membenarkan Radikalisme mengatasnamakan Agama.

Kegiatan MTQ ini bukan cuma ajang perlombaan untuk meraih juara dimasing – masing cabang dan golongan serat juara umum, tetapi kegiatan ini diharapkan dapat mendorong Masyarakat dan Keluarga Muslim di Kabupaten Halmahera Utara untuk lebih gemar membaca menghafal mempelajari dan memahami serta mengamalkan kandungan Al-Qur’an.

Kesuksesan MTQ ke IX Tingkat Kabupaten Halmahera Utara akan teras lebih bermakna jika momentum Siar Islam ikut mempengaruhi perilaku kita terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kita kedepan.

Melalui momentum MTQ ini mari kita jadikan hal kebangkitan untuk gemar membaca Alqur’an, Kepada seluruh Kapala Keluarga bersama anggota keluarganya, Kepala kepala sekolah dan Madrasah bersama Guru dan Muridnya, kepada seluruh Pimpinan Instasi Pemerintah bersama dengan Pegawainya untuk membaca Alqur’an setiap hari walaupun cuma lima menit saja sebelum melakukan aktivitas sehingga Rahmat Allah SWT selalu terlimpah kepada Masyarakat.

Semoga dengan safaat Al-Qur’an melalui Para Kori dan Koria, Hafid dan Hafidah Halmahera Utara yang dipimpin oleh Bapak Ir Frans Manery dan Bapak Muchlis Tapi Tapi senantiasa selalu dalam lindungan Rahmat Allah SWT, sehingga Masyarakat terhindar dari paham sesat dan menyesatkan.

Melalui kegiatan yang memadukan seni Ilmu dan Agama ketiganya ini harus mewujudkan dalam diri sebagai pribadi maupun kelompok.

Melalui kegiatan semacam ini akan diperoleh kemampuan untuk lebih memahami makna isi kandungan Al-Qur’an, Penyelenggaraan MTQ itu tidak hanya sekedar bermakna Syariah Islam tetapi lebih jauh diharapkan menjadi barometer untuk mengukur hasil kegiatan pembelajaran Al-Qur’an yang berlangsung di Masyarakat.

Oleh Karena itu kajian Al-Qur’an tumbuh dijiatkan kepada Masyarakat menuju pemahaman yang utuh dan benar, Kepada para Dewan Hakim Saya berharap untuk bisa berlaku jujur dan adil agar mampu menghasilkan, bisa mendapat Kori Koriah dan Hafid dan Hafidah yang betul betul mampu mewakili Kabupaten Halmahera Utara ketingkat Provinsi, Nasional bahkan Internasional.

Kami juga mengungkapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara yang senantiasa terus menerus dalam melayani masyarakatnya.

Sehingga Masyarakat umat beragama di Halmahera Utara semakin bergairah melaksanakan ajaran Agamanya masing masing, Kerukunan umat beragama Alhamdulillah semakin terasa pemahaman Agama semakin bertambah.

Kemudian secara resmi Bupati Halut membuka kegiatan tersebut serta menyampaikan sambutannya yakni” Saya mengajak semua memanjangkan Kepada Tuhan yang maha kuasa karena hari ini, kita bisa berkumpul disini bagian Utara Kabupaten Halmahera Utara dalam rangka melaksanakan kegiatan seleksi MTQ yang ke IX.

Kata Bupati” Mungkin kita tidak pernah menduga bahwa ifen ini bisa dilaksanakan disini, tetapi Dimata Allah tidak bisa mustahil jika umatnya mau melakukan, Saya rasa ini sebuah ifen yang sangat luar biasa yang tidak perna kita bayangkan tetapi harus terjadi, ada rencana Allah seperti apa malam ini kita bisa berkumpul.

Lanjutnya” Seluruh Kafilah para Tokoh Agama bisa hadir disini untuk melaksanakan MTQ juga bagimana mempelajari tentang Al-Qur’an itu sendiri supaya bisa diterapkan dalam kehidupan kita dari hari kehari.

Sungguh memang punya sejarah tapi terlepas Supu itu sendiri, Wilayah Utara Kabupaten Halmahera Utara memang menjadi perhatian khusus bagi kami yaitu Saya dan Muchlis mulai dari Pimpinan kami pada Periode pertama. Ucap Bupati

Tetapi, Kata Bupati” apa mau dikata kami merencanakan satu Periode sudah selesai, tetapi Allah berkehendak setahun akhir kepemimpinan kami, badai besar melanda dunia hadirnya Covid-19, yang menggemparkan dunia termasuk Kabupaten Halmahera Utara. Terang Bupati

Lanjutnya” Anggaran yang sudah dialokasikan 300 Miliat untuk membangun jalan dan jembatan, suka tidak suka harus terpangkas karena anggaran APBD dikurangi hampir 120 Miliat. Ungkap Bupati

Itulah sebabnya apa yang sudah direncanakan selama tiga tahun yang lalu tidak bisa selesai, tetapi harus kita bersyukur kepada Tuhan bahwa sesulit apapun bisa melewati, Sejak Indonesia berusia 76 Tahun daerah ini terbuka. Jelasnya

Kami masi berencana Saya dengan Muhlis bersama teman teman DPRD Masi tetap eksis untuk mau menyelesaikan pembangunan yang ada di Wilayah ini.

Masyarakat yang ada disini juga bisa menikmati hasil pembangunan, tidak hanya kita dibagian Selatan Kota, Kalau dulu kita ke Supu ini membutuhkan waktu hampir lima sampai tujuh jam bahkan mungkin satu malam, tapi hari ini kita bisa jalan dua jam setengah bisa sampai. Sebut Bupati

Kami juga berjanji tetapi Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran yang cukup signifikan untuk pembangunan jembatan sampai lima unit untuk tahun ini. Beber Bupati

Dan beberapa titik yang rawan akan dilakukan perbaikan termasuk jalan lingkar Supu, Kenapa ini menjadi prioritas? Karena Supu menjadi Calon Daerah Kecamatan Baru.

Pasalnya” Saya juga belum menyampaikan nama Kecamatannya apa tapi mudah – mudahan dalam waktu yang singkat mungkin akhir bulan.

Jika peraturan sudah diselesaikan oleh teman teman SKPD, Kecamatan dan beberapa Desa akan diresmikan jadi Desa persiapan dan menjadi Kantor Kecamatan pembantu dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara.

Masih Bupati” Saya tidak juga akan menjelaskan tentang makna daripada MTQ, karena MTQ ini, karena pelaksanaan MTQ ini sudah merupakan agenda Pemerintah Daerah maupun Pusat yang harus dilakukan setiap tahun dan meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah yang kita sembah melalui ajaran kita masing-masing.

Acara Pembukaan MTQ di buka lansung secara resmi Oleh Bupati Kab. Halut dengan tanda menekan tombol sirine.

Dalam pelaksanaan kegiatan MTQ mendapat pengamanan dari TNI, Polri beserta Satpol-PP Kabupaten Halmahera Utara. (Endy)