Piru,beritasumbernews.com
Apel Gelar Kekuatan Dan Peralatan Polres SBB Bersama Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor Piru Dalam Rangka Mengantisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Di Wilayah Hukum Polres SBB.
Apel gabungan tersebut berlangsung pagi tadi sekitar pukul 09 : 00 Wit, bertempat di Lapangan Upacara Polres SBB. Kamis 08/09/2022
Bertindak selaku Pimpinan Apel Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan, S.I.K, Perwira Apel Kabag Ops Polres SBB AKP Frangky N. Tupan, S.Sos dan Komandan Apel PS. Kasubbagdalops Bag Ops Polres SBB Iptu. Joel Mauwa, S.Sos.

Pantauan media ini Peserta Apel Gelar terdiri dari” 1 SST Perwira Polres SBB, 1 SST PHH Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor Piru, 1 SST Dalmas Awal Polres SBB, 1 SST Dalmas Lanjutan Polres SBB, 1 SST Gabungan Sat Reskrim, Intelkam dan Narkoba Polres SBB, 1 Regu Tim Negosiator Polwan Polres SBB, dan 1 SST Sat Lantas Polres SBB.
Dalam apel tersebut Kapolres SBB menyampaikan arahan singkatnya” Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya pagi ini kita masih ddiberikan kesehatan, kekuatan dan kesempatan untuk hadir disini pada apel gelar kekuatan dan peralatan Polres SBB dan Brimob Komoi 2 Yon B Pelopor Piru.
Lanjut Kapolres” Apel gelar kekuatan dan peralatan yang kita laksanakan saat ini merupakan bentuk kesiap-siagaan kita dalam rangka mengantisipasi gejolak gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi pasca kenaikan harga BBM.
Pasalnya” Kita semua perlu tahu bahwa kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah yaitu karena adanya kenaikan harga minyak dunia, meringankan beban APBN dan mencegah tingginya inflasi sehingga langkah ini diambil oleh pemerintah untuk menjaga kestabilan ekonomi dalam negeri.
Lanjutnya” Kenaikan harga BBM saat ini sudah pastikan berdampak pada situasi kamtibmas, oleh karena itu perlu adanya kesiap siagaan kita semua yakni kekuatan personil dan peralatan berupa sarana dan prasarana yang kita miliki saat ini selain kesiapsiagaan kita maka langkah pengamanan aksi demonstrasi juga dipersiapkan harus sesuai dengan SOP pengamanan apabila terjadi aksi di wilayah kita sehingga menjadi acuan dalam cara bertindak dilapangan.

Katanya” Pasca kenaikan harga BBM oleh pemerintah saat ini telah memicu terjadinya gelombang aksi deminstrasi dibeberapa kota besar di Indonesia yang dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah.
Oleh karena itu diperlukan Deteksi Dini pada tempat-tempat penjualan BBM baik pada SPBU, APMS, Pertashop dan pengecer yang berada di wilayah kita guna antisipasi adanya konplain dari masyarakat terkait dengan harga penjualan BBM saat ini yang dapat memicu terjadinya aksi deminstrasi maupun aksi lainnya.
Menurutnya” Bangun koordinasi dengan semua unsur terkait dalam hal ini Ormas, OKP dan BEM yang berada di wilayah Kab. SBB untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Sebelum mengakhiri sambutan ini, selaku Kapolres SBB saya mengajak kita semua untuk menjaga solidaritas, tetap semangat dalam menjalankan tugas yang diemban, laksanakan dengan penuh keikhlasan dan semoga menjadi berkat bagi kita semua. Pungkasnya. (Yan L)
