Ambon,beritasumbernews.com,Tepatnya di Gereja Bukit Zaitun Wara, Kel Benteng, Kec Nusaniwe Kota Ambon, telah dilaksanakan giat Doa pergumulan menindak lanjuti pertemuan damai antara kelompok pemuda pensip depan RCTI dengan kelompok pemuda Wara.
Kegiatan tersebut di prakarsai oleh Kapolsek Nusaniwe Iptu. Johan WM. Anakotta, di dampingi Ketua Majelis Jemaat GPM Jemaat Bukit Zaitun, di laksanakan pad pukul 21 : 00 Wit , tadi malam. Senin 23/01/2023
Doa pergumulan bagi kedua kelompok pemuda yakni” kelompok pemuda kampung wara Kramat jaya Gunung Mona dan kelompok pemuda pensip depan RCTI RT. 004/004, Negeri Amahusu, dengan tujuan agar dapat menghentikan pertikaian antara kedua belah pihak kelompok pemuda.
Dari pantauan media ini, hadir dalam kegiatan doa pergumulan bersama tersebut yakni” selain Kapolsek Nusaniwe Iptu. Johan WM. Anakotta, namun hadir pula tokoh Agama, Ketua Majelis Jemaat GPM Bukit Zaitun Pdt. A. Matulessy, Majelis jemaat GPM Bukit Zaitun, Ketua RW 008 Kel benteng, Ketua RT 001/008 Kel Benteng.
Kemudian Ketua RT 002/008 Kel Benteng, Ketua RT 003/008 Kel Benteng, Ketua RT 004/004 Negeri Amahusu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Benteng, Bhabinkamtibmas Negeri Amahusu 5 orang, Serta Jemaat lainnya sekiar 15 orang.
Dalam kegiatan itu Himbauan Kapolsek Nusaniwe yakni” Intinya kita hadir disini bersama sama untuk menindak lanjuti hasil pertemuan penyelesaian masalah antara kedua kelompok pemuda pensip depan RCTI dengan kelompok pemuda Wara melalui doa pergumulan.
Selain doa pergumulan dan himbauan Kapolsek, ada pula penyampaian dari masing – masing yakni” Penyampaian yang di sampaikan oleh RW 008 Kel benteng bahwa” diharapkan kepada pihak kepolisian bisa menekan beredarnya minuman keras (sopi) karena dapat menimbulkan permasalahan dalam masyarakat, karena dengan adanya mengkonsumsi minuman keras (sopi) dapat menimbulkan masalah.
Sedangkan Penyampaian para RT bahwa” Untuk itu mari sama sama kita berperan aktif untuk mengontrol anak anak kita agar tidak lagi keluar pada larut malam karena Akar persoalan dari masalah ini kita harus selesaikan dengan baik agar tidak terjadi lagi aksi aksi berikutnya.
Para ketua RT mari sama sama mengontrol dan mengawasi masyarakat yang ada dilingkungannya masing masing.
Dilanjutkan dengan meminum minuman dalam cawan perjanjian diwakili oleh masing – masing RT/RW dan pihak kepolisian yakni Bhabinkamtibmas.
Dilanjutkan pula dengan Doa pergumulan Di tempat 4 titik rawan yang di duga sebagai tempat mengkonsumsi minuman keras (sopi) dan awal konflik perkelahian antar kelompok pemuda Pensip dan kelompok pemuda Wara. (Veja)
