Halut,beritasumbernews.com,Tepatnya di pantai Kupa-Kupa Desa Kupa – Kupa Kec.Tobelo Selatan Kab.Halmahera Utara telah dilaksanakan kegiatan Syukuran Natal Dan Tahun Baru (NATURA) Perhimpunan Muhabet Basudara Maluku di Halmahera Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 11 : 15 Wit, mengangkat tema” Pulanglah mereka ke negerinya melalui Jalan lain” dan sub tema” Ain Ni Ain  Vu’Ut Ain Mehe Ngivun Ne Manut Ain Mehe Ni Tilur” yang artinya Kami ini satu, Satu kesatuan, Satu tiang tak bisa dilepaskan. Sabtu 19/01/2023

Kegiatan ini di hadiri oleh Pembina Muhabet Basudara Maluku Sekda Halut Drs.EJ Papilaya,MTP, Wakapoles Halut Kompol Andreas Adi Febrianto SIK, Mewakili Dandim 1508/Tobelo Lettu Inf Frans Komea Pasi Log Kodim 1508 / Tobelo, Anggota DPRD Halut Wiliam Manery.SH, Direktur R.S Betesda Halut Pdt.Soselisa S.Th.

Selain itu hadir pula Mewakili Satgas Yon Arhanud 3 / Yudha Buana Serda Yakca Srd.Partenus Pasalbessy beserta rekan – rekannya, kemudian Ketua Panitia Syukuran Natura Basudara Maluku George Masole, Sekretaris Syukuran Natura Basudara Maluku Edwin.Pasanea, serta Basudara Maluku dan tamu undangan yang hadir dengan jumlah kurang lebih 150 Orang.

Dalam kegiatan ini di warnai dengan pesan mama dan pesan papa yakni” Pesan dari Mama” buat kalian berdua yang mau pergi merantau, Ade dan kk kalian mau Hidup merantau itu saling baku lihat satu dengan yang lain.

Dan Pesan dari Papa” KK dan Ade Kalau hidup di tanah rantau Jangan baku kase tinggal satu dengan yang lain di tanah orang, biar cuma makan cili dan garam kamong dua harus hidup baku sayang, yang lain lihat lain.

Dalam pesan Natal yang di sampaikan oleh Pembina Muhabet basudara maluku Pdt Soselisa yang mengatakan bahwa” Orang basudara selamat natal dan tahun baru, Hari ini katong bakumpul samua karena kerinduan torang samua orang basudara yang terpisah kerena kesibukan, tapisah kerena tempat, pekerjaan kita masing – masing dan torang bisa baku dapat dalam acara syukur natal dan tahun baru sekaligus dengan tema natal kumpul basudara.

Juga ucapan Terimah kasih kepada Orang Tua – tua kita yang sudah hadir bersama – sama di tempat ini.

Waktu torang samua kaluar dari rumah tua, dan katong kaluar dari tanjung alang Orang tua- tua bilang jangan lupa tempat garam, dorang sampaikan sederhana saja,anak- anak kalau sudah dapat hidup baik- baik,dapat kuasa jangan sombong.

Biar kalian punya Ilmu tinggi sampai di langit tetapi jangan berkepala besar (keras kepala), jangan lupa sombayang, dan Kalau dapat rejeki biar sedikit sisipkan sadikit buat Negeri.

Kalau sudah sampai di orang punya negeri itu, jangan tunjuk balaga, tetapi hidup rendah hati baku lihat kiri kanan, ada orang basudara, kalau dorang susah itu sorong bahu, itulah filosofi kita.

Katanya” Beberapa peristiwa saat ini menunjukan katong punya ade- ade saat ini lupa filosofi sehingga beberapa petistiwa yang terjadi di weda mencemaskan sekaligus menyedihkan bagi katong samua orang basudara.

Kalau datang cari hidup di negeri hibualamo ini, cari hidup baik – baik rendah hati itu sangat penting sehingga torang dapat di sayang, dan apabila katorang Ketika ada rapat tangis torang orang basudara bisa bakumpul sama – sama.

Mari torang pasang talingga kalau ada tabaos dan di bilang berkumpul marilah kita bakumpul sama – sama, dalam suasana tatap muka bersama untuk basudara samua. Ajaknya

Sedangkan pesan Bupati Halmahera Utara sebagai Sesepuh yang di sampaikan oleh Sekda Halut Drs.EJ Papilaya,MTP bahwa” Permintaan maaf dari Bapak Bupati tidak sempat hadir bersama – sama dengan kami dalam acara Muhabet kerena Bapak Bupati ada agenda lain.

Katanya” Muhabet ini dasar kata habet artinya pengasihan atau baku sayang dan di sayang, jadi katorang samua ada di sini adalah satu keluarga pela dan gandong.

Mari kita mengisi ruang di tahun 2023 ini dengan kasi sayang, karena pergumulan hidup tiap – tipa orang ini tidak sama, dan disinilah pangilan kita semua basudara dan sampai kapanpun tidak bisa lepas dan tidak bisa di kikis serta tidak bisa dilepas. Ajaknya

Marilah kita jadikan perkumpulan basudara maluku ini, yaitu Kita jadikan ini semua sebagai seperri batrei yang sedang mengecas kembali dan jangan sampai lobet kiranya kita berjalan bersama dan tumbukan kepedulian antar sesama seseorang terhadap yang lain.

Torang Hibualamo ini adalah rumah besar dan torang isi ruang – ruang kerukunan, ruang – ruang kemesraan, ruang – ruang toleransi seorang kepada yang lain suapaya Dalam satu ikatan yaitu pata siwa pata lima, tidak dapat terpisahkan kerena kita semua adalah keluarga besar maluku.

Terima kasih kepada pemda dan kepada bapak bupati bahwa orang tua basudara samua di halmahera utara ini semua berkarya dan mari kita tingkatkan kembali karya – karya kita yang berpotensi dan yang sudah bekerja bekerjalah dengan baik dan disiplin,dan yang belum kerja agar dapat mencari pekerjaan sebab ada banyak pintu dan ada banyak jalan menuju ke roma, apalagi torang di maluku utara pada umumnya adalah propinsi yang bahagia.

Untuk itu marilah kita semua dapat melakukan kebaiakan – kebaikan sehingga kita semua dapat membangun Halut ini lebih baik lagi kedepan. Ajaknya kembali (Endy/Red)