Ambon,beritasumbernews.com,Terkait pembiayaan Pilkada nanti tahun 2024, Ketua Bawaslu Provinsi Maluku mengatakan itu di bagi menjadi dua tahapan dengan masing – masing tahapan yakni” untuk pembiayaan pertama akan di cairkan sebesar 40% dan pada tahapan pembiayaan kedua ada pada 60%.

Hal ini di ungkapkan Subair kepada sejumlah awak media di Kantor DPRD Provinsi Maluku usai rapat bersama dengan Komisi I siang tadi, yang mana menurutnya hal tersebut berdasarkan surat dari Kemendagri se nomor 900, tentang pendanaan pemilihan kepala daerah. Rabu 15/02/2023

Menurutnya” ada beberapa point’ penting yang di uraikan dalam surat tersebut, yang mana Subair juga menyampaikan bahwa di Maret 2023 ini akan ada pencairan pertama sebesar 40%. Ungkapnya

Hal ini juga kata Subair berlanjut bahwa” harus ada kesepakatan antara pemerintah daerah, KPUD, Bawaslu, pada rapat bersama dengan Komisi I DPRD Provinsi nantinya yang di rencanakan pada awal bulan Maret 2023 nanti. Ucapnya

Pembiayaan itu menurut Subair akan di biayai dengan jumlah nominal, dan itu tergantung pada kesepakatan yang akan di atur antara pemerintah Provinsi Maluku dengan pemerintah se-kabupaten/kota. Jelas Subair

Subair menambahkan” pihaknya akan lakukan rapat atau pertemuan secara interen dengan Kabupaten Kota, selanjutnya pihaknya akan juga lakukan koordinasi dengan pihak Komisi I DPRD Provinsi Maluku.

Dan, pihak Komisi I akan mengundang stakeholder guna membicarakan secara kongkrit bagaimana pembagiannya anggaran tersebut, guna membiayai yang akan sesuai dengan tugas dan kewajiban serta kewenangan, sehingga tidak ada pihak yang terbebani. Tutur

Subair juga menyampaikan bahwa, dalam rapat koordinasi pada awal Maret nanti itu rapat koordinasi bersama antara Komisi I bersama stekholder, pemerintah, KPU, Bawaslu, bahkan koordinasi-nya akan terus berlanjut sampai ke jajaran pemerintah Kabupaten/Kota. Pungkasnya (Chey)