Masohi,beritasumbernews.com,Personil Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku yang tergabung dalam Oprasi Ketupat Salawaku 2023 bersama Polres Maluku Tengah menggelar apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2023 di Lapangan Apel Mako Polres Maluku Tengah. Senin, (17/04/2022).
Dipimpin Kapolres Maluku Tengah, Akbp Dax E. S. M bersama Pj. Bupati Maluku Tengah Muhammad Marasabessy menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si bahwa Apel Gelar Pasukan ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1444 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait.
Pelaksanaan operasi Ketupat Salawaku 2023 dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 18 april sampai dengan 01 mei 2023 dengan fokus pengamanan masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara serta melibatkan personel pengamanan gabungan terdiri dari Personel Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan,Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan Instansi lainnya.
Kemudian, Menurut hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 123,5 juta masyarakat akan melakukan mobilitas/pejalanan selama lebaran dengan menggunakan moda tranportasi lebaran yang didominasi jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi 47,7%, kendaraan umum 31%, jalur udara 10%, jalur laut 2% dan lainnya 0,11%.
“Kita semua harus waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi, maka diperlukan langkah-langkah sinergis dengan stake holder terkait agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian idul fitri 1444 H Tahun 2023”. Ungkapnya.
Selain itu juga Polri melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KYRD) dalam rangka cipta kondisi jelang operasi ketupat dengan sasaran distribusi sembako, penyakit masyarakat, miras, judi, prostitusi, narkoba, petasan, dan balon udara yang mengganggu penerbangan kemudian dilanjut operasi untuk mengatasi arus balik.
“Permasalahan menjelang, pada saat dan pasca idul fitri 1444 H/ tahun 2023 harus diantisipasi dengan bergandengan tangan dan bersinergi dengan seluruh stake holder agar masyarakat khususnya umat muslim dapat melaksanakan ibadah dengan khusuk serta masyarakat yang mudik berjalan lancer, aman dan sehat”. Jelas Kapolri. (Veja)
