Malut,beritasumbernews.com,Polda Maluku Utara Dalam Hal Ini Biro SDM Polda Malut, selaku panitia rekrutmen anggota Polri tingkat daerah, melibatkan sejumlah pengawas eksternal dalam proses penerimaan personel baru.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro SDM Polda Malut Kombespol Dr. Juli Agung Pramono, S.H.S.I.K., M.Hum, saat dikonfirmasi pada Jumat (28/4/20230), mengatakan” rekrutmen calon anggota Polri tahun 2023 ini metodenya masih sama dengan tahun sebelumnya dengan sistem terpadu mulai dari Akpol, Bintara dan Tamtama.

Untuk Itu, berbagai upaya dan pengawasan yang Polri lakukan akan semakin kuat bila dilandasi dengan nilai yang lebih hakiki yakni tegaknya komitmen dan moralitas dari seluruh pihak untuk mewujudkan penerimaan Polri yang clear and clean.

Dengan demikian, Selama proses seleksi penerimaan Calon Anggota Polri, Biro SDM Polda Malut selalu mengedepankan Prinsip ”BETAH” (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).Ucapnya

Sejalan dengan itu panitia seleksi tidak hanya melibatkan pengawas internal saja tetapi juga melibatkan pengawas eksternal, seperti LSM Rorano Maluku Utara, Himpsi (Hikmpunan Psikolog Indonesia) Serta IDI (Ikatan Dokter Indonesia).

Dengan melibatkan pengawas Eksternal sebagai lembaga Independent dalam melakukan pengawasan seluruh tahapan seleksi, agar seluruh rangkaian tahapan seleksi dapat berjalan dengan aman dan lancar, tidak ditemukan kecurangan maupun penyimpangan, sehingga menghasilkan Abdi Negara yang Profesional, Modern dan Terpercaya.” Ujarnya

Mengingat, keterlibatan sejumlah pengawas eksternal ini sejalan dengan kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang dijabarkan Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM) Irjen Dedi Prasetyo.jelasnya

Biro SDM Polda Malut, Kepada para pengawas eksternal memaparkan serta mengajak untuk tidak segan-segan mengoreksi atau mengadu bila mengetahui adanya penyimpangan.

Terakhir, Karo SDM Polda Malut menegaskan kepada seluruh panitia yang terlibat untuk memiliki integritas dan profesionalitas,agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai prosedur dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (BETAH), serta clean and clear.

Serta kepada calon peserta jangan percaya kepada oknum yang bisa meloloskan menjadi anggota Polri karena dalam tahapan seleksi tidak dikenakan biaya satu rupiah pun, karena yang bisa meloloskan menjadi anggota Polri ada kemampuan dari calon itu sendiri” Tutupnya (Yansen)