Saparua,beritasumbernews.com,Terkait dengan perayaan HUT Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke – 206 tahun di Saparua Setidaknya ada 70 personel gabungan TNI/Polri yang telah disiagakan. Diantaranya, Personel Polsek Saparua berjumlah 40 personel; 20 Personel Polresta Ambon; 2 prajurit dari Koramil Saparua; dan 6 prajurit dari Satgas Yonarmed 1/Divif 2.
Dari pantauan media ini, di Mapolsek Saparua Minggu (14/5/2023) terlihat, telah dilaksanakan gelar pasukan yang dipimpin langsung Kapolsek Saparua, AKP Jacob Walayo Puluhan personel itu ditugaskan khusus langsung dititik-titik dari target pengamanan perayaan tiap tahunan tersebut.
Kemarin itu ( 14/05/23 ) kita telah melaksanakan pengamanan jalannya pembuatan unar api obor atau pengambilan api dan pembakaran obor pattimura yang dilangsungkan di puncak Gunung Saniri Saparua dan Prosesi persiapan adat di Negeri Tuhaha dan semuanya berjalan aman terkendali, ungkap Walalayo
Kapolsek Saparua, AKP Jacob Walalayo menuturkan, untuk prosesi jalannya api Obor perjuangan Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura yang telah diagendakan untuk dibawa secara estafet oleh perwakilan dari Negeri Saparua, Tiouw, Porto dan Haria
“Untuk Rute yang akan dilalui oleh Obor Pattimura telah dilakukan penebalan Personil pada titik-titik lokasi yang dianggap sangat rawan diantaranya Gunung Saniri, dan Perbatasan-perbatasan penyerahan Obor Pattimura,” kata Kapolsek.
Diketahui, Pahlawan Nasional Thomas Matulessy dengan gelar Kapitan Pattimura dalam perayaanya telah memasuki tahun ke-206. Momen perayaan setahun sekali itu diminati ribuan masyarakat tak hanya dalam Pulau Saparua, melainkan datang dari daerah-daerah lain yang ada di Maluku.
Bahkan momen bersejarah itu juga turut dihadiri Warga Negera Asing (WNA) yang terlihat berada, di padatnya masyarakat yang ada dikawasan puncak gunung Saniri.
Pelaksanaan perayaan HUT Pattimura bertujuan untuk melestarikan adat dan mengenang jasa para Pahlawan Nasional khususnya Kapitan Pattimura serta mengingatkan kembali bahwa Pulau Saparua merupakan tempat bersejarah, karena dari sinilah peradaban kemerdekaan nasional dimulai. (Jojo)
