Ambon,beritasumbernews.com,Terselenggaranya kegiatan peringatan Maulid Nabi besar Muhammad serta pelantikan pengurus pengajian Al-Hijra Wandan Elat Dirantau, Haji La Hamid selaku perwakilan dari kepala kantor agama kota Ambon, saat ditemui awak media menyampaikan keterangannya, bertempat di Gedung Yayasan Melati Al-Khairaat Kebun Cengke kecamatan Sirimau Kota Ambon, Sabtu (7/10/2023) pukul 12:00 Wit.

Kepada wartawan Hamid menyampaikan,”untuk kegiatan peringatan maulid nabi itu alhamdulillah sangat positif sekali, dan kami akan terus mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini.

Tambahnya, “ini manfaatnya adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Rasulullah serta kecintaan kita kepada Alloh SWT, jadi jangan berhenti sampai di sini.

Kemudian majelis taklim Al-Hijrah Elat Wandan Dirantau ini sudah berdiri sejak tahun 97, Subhanallah ini sudah sangat lama sekali, jadi ini perlu di tingkatkan dari semangatnya ibu-ibu, karena merekalah yang selalu menggerakkan kegiatan-kegiatan seperti ini.

Ini merupakan bagian dari kerukunan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Alloh SWT, serta meningkatkan hubungan sosial dengan masyarakat sekitar, jadi ini juga merupakan manfaat dari majelis taklim.

Dirinya berharap, semoga majelis taklim ini terus eksis dalam setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan, apalagi hanya di lakukan seminggu sekali, dan mudah-mudahan ibu-ibu tetap semangat sehingga bisa bermanfaat buat ibu-ibu, bisa bermanfaat juga buat keluarga, karena kalau dalam keluarga ibunya sudah solehah, maka insyaallah anak-anak juga akan terdidik dari kegiatan-kegiatan yang positif.

Di waktu dan tempat yang bersamaan pula Nuraida Kubangun selaku ketua pengurus pengajian Al-Hijra Wandan Elat Dirantau, saat di temui awak media juga menyampaikan, “saya sangat merasa degdegan saat di lantik tadi, yang mana ini merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi amanah yang harus dipikul, apalagi selama masa jabatan.

Tambahnya, “dan seperti sambutan tadi mengajak orang untuk kebaikan itu tidak mudah, sehingga kedepan yang akan kami lakukan adalah bagaimana meningkatkan silaturahim di antara kami paguyuban Wandan Erat di rantau sendiri, dan kepada sesama manusia baik itu muslim dan muslimat, maupun secara umum.

Serta turut melihat kampung halaman kami sendiri dengan setiap tahunnya melaksanakan kurban dengan mencicil setiap bulan, hari dan minggu pengajian, dari RP. 5000-satu tahun kami mendapatkan 1 orang Rp. 1.200.000.

Dirinya berharap, “semoga kami bisa lebih meningkatkan silaturahim, dan terus melakukan hal-hal yang positif, bagi semua dan kampung halaman itu sendiri, dan lebih meningkatkan religion ibu-ibu tentang bagaimana mendidik anak di rumah. Tutup Kubangun (V374)