Ambon,beritasumbernews.com,Mendapat informasi orang hilang di laut, salah satu warga Negeri Titawai, Kec. Nusalaut, Kab. Malteng, yang di kabarkan oleh pihak keluarga korban kepada pihak Tim Basarnas Ambon, Personel Polairud pun di kerahkan membantu Tim SAR dalam pencarian.
Pantauan media ini, saat mana Dilaporkan tentang adanya orang hilang saat melakukan aktifitas melaut dan giat SAR yang dilakukan bersama Basarnas Ambon dan DIT Polairud Polda Maluku dalam upaya mencarian korban orang hilang
Berdasarkan informasi yang di himpun media ini, Pada hari Jumat tanggal 3 November 2023 Pukul 17.00 Wit, telah diperoleh informasi dari Ka subditpatroli Airud laporan masyarakat bahwa diduga telah terjadi insiden/musibah saat melaut, salah satu warga Negeri Titawai, sehingga sampai saat ini belum ditemukan.
Adapun identitas orang hilang dan Kronologis kejadiannya yakni” Petrus Hukom (59), warga Negeri Titawai, Kec. Nusalaut, Kab. Malteng, yakni” pekerjaan seorang nelayan yang setiap harinya melaut.
Di kabarkan pada hari Kamis tanggal 02 November 2023 sekitar Pukul 16.00 Wit, yang bersangkutan melakukan aktifitas melaut dengan menggunakan Longboat mesin 15 PK menuju Rumpon Milik Yohanis Sahuburua Warga Negeri Titawai, yang terletak diperairan sekitar Pulau Maulana kurang lebih 20 Mil arah Selatan dari Pulau Maulana dengan maksud menyalakan
lampu di rumpon.
Sekitar pukul 17.20 Wit, yang bersangkutan sempat menghubungi Yohanis melalaui Via Telephone, untuk melaporkan bahwa lampu tenaga surya yang berada di Rumpon telah hilang.
Keesokan harinya pada hari Jumat tanggal 3 November 2023 Jam15.00 Wit, istri korban Helena Hukom, menceritrakan kepada warga sekitar bahwa suaminya yang melakukan aktifitas melaut, belum juga pulang dirumah dan di hubungi melaui Via Telephone juga tidak diangkat, sehingga masyarakat yang mendengar informasi tersebut melaporkan kepada pihak Pemerintah Negeri Titawai.
Dan akhirnya Pada Pukul 15.30 Wit, Frans Lesiala dan masyarakat Negeri Titawai yang lain, mengecek keberadaan korban di Rumpon milik Yohanis Sahuburua, namun yang bersangkutan dan Longboat tidak ditemukan, hanya ditemukan 1 buah mesin Genset, Hp milik Korban dan Bekal yang masih utuh.
Melihat hal itu masyarakat kemudian melakukan pencarian disekitar Rumpon dan sekitar Pulau Molana, pada Pukul 16.30 Wit, Fras Lesiala, (52), Menemukan Longboat milik korban terombang-ambing di lautan sekitar Negeri Oma Kec. Pulau Haruku, dalam keadaan baik tetapi korban tidak ditemukan, kemudian longboat tersebut ditarik menuju Negeri Titawai dan pencarian terhadap korban oleh warga dihentikan karena waktu sudah menjelang malam.
Kondisi lautan di Wilayah Nusalaut dan sekitarnya saat ini tidak terlalu bergelombang dan angin tidak terlalu kencang serta cuaca cerah.
Dari informasi tersebut pagi tadi dua buah Kapal Patroli milik Ditpolairud Polda Maluku yakni” KP-XVI – 2012 dan KP-XVI-2017 di kerahkan membantu Tim SAR dalam pencarian terhadap korban. (V374)
