Katinting berpenumpang 7 orang terbalik, 6 selamat, 1 dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

Ambon,beritasumbernews.com,Berangkat dari Pulau Molana menuju Desa Haria Sabtu 4/11, Perahu Katinting berpenumpang 7 orang terbalik di sekitar Perairan Desa Haria Kabupaten Maluku Tengah sekitar pukul 16.30 WIT.

Informasi laka laut tersebut diterima Comm Centre Basarnas Ambon dari Ibu Wini dalam hal ini Camat Saparua sekitar pukul 10.55 Wit, minggu pagi.

Pukul 11.15 WIT, Dengan menggunakan KP – XVI – 2012 milik Polairud Polda Maluku, satu Tim SAR Gabungan di kerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR pada koordinat 3°36’33.51″ S – 128°36’17.40″ E, jarak -+ 17,52 Nm, dan Heading 94,39° arah Timur dari Kantor SAR Ambon.

Upaya pencarian korban dilaksanakan hingga sore hari di sekitar Perairan Desa Haria Kabupaten Maluku Tengah belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, Operasi SAR di hentikan sementara dan akan dilanjutkan Ops SAR H.2 besok, Senin, 6/11.

Diketahui, Perahu Katinting tersebut membawa 7 orang penumpang 4 diantaranya adalah WNA Belanda, Beruntung pada saat kejadian 6 orang korban lainnya berhasil berenang ke tepi pantai, namun tidak dengan 1 orang korban yang hingga saat ini masih dalam pencarian.

Data korban selamat :
1. Lokasi Souisa (60)
2. Nurul Hidayah Wattiheluw (30)
3. Orbons Daan 21 (WNA Belanda)
4. De Koning Gaia Annelee (21) (WNA            Belanda)
5. Lafeber Cornelis (65) (WNA Belanda)
6. Van Der Lely Thom Luuk Stephan (20)       (WNA Belanda)

Sementara satu korban yang masih dalam pencarian yakni” David Matheos Amahorseja (49)

Dalam pencarian tersebut Unsur yang terlibat yakni” Basarnas Ambon sebanyak 3 orang, Polairud Polda Maluku sebanyak 2 personel,
Lantamal IX Ambon sebanyak 3 personel dan di bantu Masyarakat setempat sebanyak 12 orang.

Alut yang digunakan dalam encarian korban yakni” Rubber Boat – 1 Unit, KP XVI 2012 Polairud Polda Maluku – 1 Unit, Longboat masyarakat – 3 Unit. (V374)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *