Alang Asaudeberitasumbernews.com – Desa Alang Asaude secara geografis administrasi strstegi kedudukan Desa berada jauh dari Ibu Kota Kabupaten apalagi Provinsi, karena berada pada wilayah yang sangat jauh namun ada pada daerah pesisir pantai dan memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa bagaikan surge kecil di bumi.

Destinasi Wisata yag ada di Desa Alang Asaude sangat luar biasa dan indah permai, sulit terucap dengan kata, karena saat mendekat terasa sulit untuk cepat balik.

Ada tujuh pulau kecil berjejer di depan Desa Alang Asaude, yang kerap kali di kunjungi oleh wisatawwan dari berbagai Negara dan bahkan masyarakat Maluku secara umum.

Pulau – pulai kecil itu memiliki keindahan yang unik dan menarik pengunjung yang hendak ke sana, bahkan ada satu keunikan tersendiri di tengah laut luas terdapat setumpuk pasir putih bersih bagaikan sebuah pulau kecil yang muncul sedikit di atas permukaan laut.

Banyak pengunjung ingin menginjak kaki mereka di atas pasir yang berada di tengah laut tersebut, dalam cerita masyarakat yang di himpun media ini saat berkunjung ke lokasi wisata tersebut, bahwa sekalipun air laut naik atau pasang tumpukan pasir putih tersebut tidak akan tenggelam.

Yang parahnya, masyarakat Desa Alang Asaude hingga saat ini belum tau bahkan tidak paham mengelolahnya secara baik, padahal sudah menjadi perhatian public bahkan setiap saat ada kunjungan wisatawan asing yang berkunjung ke pulau – pulau tersebut.

Hal ini di sampaikan Kepala Desa Alang Asaude Avlinus. O. Patty kepada Media ini di Balai Desa Aang Asaude pagi tadi usai kegiatan sosialisasi tentaang” membangun ekosistem keuangan inklusif (EKI) di Desa Wisata Alang Asaude, yng di paparkan oleh ketua OJK Maluku yangg di wakili oleh analis bagian pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan, edukasi, perlindungan konsumeen dan layanan Manejemen strategis Ny. Stela Matitaputty.

Kades mengakui masyarakat Desa Alang Asaude memang belum paham tentang tata kelolah pariwisata, karena minim adanya sosialisasi tentang bagaimana mengelolah sebuah destinasi wisat, sehingga masyarakat pun dalama mengelolah-nya apa yang bisa mereka buat itu yang mereka lakukan sesuka hati mereka. Ungkap Kades

Pariwisata di Des Alang Asaude sangat luar biasa dan menarik perhatian, namun akibat minim sosialisasi tersebut, sehingga Kades dan masyarakat Alang Asaude sangat berharap adanya sosialisasi tentang pengelolaan pariwisata secara benar dan bermanfaat baik dari Dinas pariwisata entah Provinsi maupun Kabupaten SBB. Cetusnya berharap

Kata Kades harapan itu karena menjaga kemungkinan ke depannya Ada bantuan dana baik dari pihak swasta maupun pemerintah, masyarakat-nya dalam mengelolah anggaran tersebut tepat sasaran dan bermanfaat sehingga tidak salah langkah. Pinta Kades

Dari pengelolaan pariwisata kususnyaa yang ada di Desa Alang Asaude ini, mendapat kucuran dana dri Pemerintah Desa yang di beerikan kepada pihak Bumdes, dan Bumdeslah yang mencoba mengelolahnya walaupun masih dalam kondisi nilai yang kecil.

Dari anggaran yang kecil dan terbatas itu Kepala Desa mengatakaan, pihak Bumdes menggunakan dana tersebut untuk membuat jembaatan tambatan dari kayu satu atau jembatan kayu, dan lima buah Huanai di pulau wissata tersebut, bahkan juga di bangun WC atau Toilet, dan bahkan ke depannya Bumdes berencana akan membangun penginapan.  

Menurut Kades” penggunaan dana tersebut baru berjalan di tahun ini 2023, hal ini merupakan kebijakan Kades demi membangun fasilitas wisata yang ada di pulau wisata Alang Asaude.

Tahap pertama dengan menggunakan anggaran sisah tersalur ke Bumdes sebesar Rp.10.000,000,- sementara ada tahap dua bantuan lagi dari Dinas Pmdes Kab. SBB, menyuplai dana sebesar Rp. 40.000, 000,-

Lokasi wisata yang ada di Alang Asaude sebanyak tujuh pulau, dengan pemandangan yang luar biasa, bukan saja itu namun ada juga gunung Belanda, yang setiaap kalinya ada kunjungan. (V374)