Merasa Malu Karena Ditegur Ibu Kandung, Pemudah Asal Halmahera Utara Gantung Diri

Halutberitasumbernew.com. Kejadian naas yang dialami oleh salah satu warga Desa Mahia Kecamatan Tobelo Tengah yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di pohon ketapang dekat pinggir pantai Desa Mahia Kecamatan Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara. Senin (18/12/2023).

Korban dengan Identitas, a.n Yunus Mandiangan/16 Tahun/Kristen Protestan/Ds.Tanjung niara Kec.Tobelo Tengah Kab.Halut. ini ditemukan warga gantung diri memakai seuntai tapi di pohon ketapang dekat pantai dalam keadaan tubuh yang tidak bernyawa.

Menurut keterangan saksi a.n Bpk.Braim/58 Tahun/Kuli Bangunan/Kristen Protestan/Ds.Tanjungniara/Kec.Tobelo Tengah. Ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, “Dalam perjalanan pergi ke pantai sekitar pukul 06.40 wit, tiba-tiba melihat korban yang sudah tergantung di pohon ketapang, dengan sekecap itu lansung lari balik ke kampung yang berjarak kurang lebih 150 meter untuk memberitahukan kepada pihak keluarga.”

Pada pukul 06.55 Wit Bersama pihak keluarga dan masyarakat lainnya lansung bergegas dan pergi ke TKP untuk melihat korban. Setibanya di TKP sekitar pukul 07.00 Wit langsung membuka tali korban yang sedang terikat dibleher dan kemudian membawa korban ke rumah, dan Korban tiba di rumah sekitar pukul 07.20 wit. “Kata Saksi.”

“Ayah Korban a.n Wens Mandiangan/43 Tahun/Tani/Kristen Protestan/Ds.Tanjungniara Kec.Tobelo Tengah. Ketika dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa,” sebelum korban melakukan aksi gantung diri. Tadi malam sekitar pukul 21.00 Wit korban bersama rekan-rekannya sedang menkonsumsi minuman keras dan sempat di tegur oleh Mamanya (Ibu.Melsi Salidi), dengan suara yang dianggap kasar oleh korban sehingga korban sempat mengeluarkan kata “Mama cuma melarang kami mabuk, lebih baik keluarkan pakaian saya dari rumah saja supaya saya tinggal di hutan”.

Korban tidak ada permasalahan dengan pihak keluarga, akan tetapi korban hanya mungkin merasakan kesal dengan tingkah laku dari Mamanya yang menegur korban pada saat sedang menkonsumsi minuman keras beserta rekan-rekannya sehingga korban merasa malu kemudian melakukan aksi bunuh diri dengan cara menggantung diri di pohon ketapang. “Ucap Sang Ayah.”

Anggota Babinsa Koramil 1508-01/Tobelo juga turut hadir guna membantu pihak keluarga untuk mengevakuasi korban. (Yansen).

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *