Ambon, beritasumbernewsm.com
Didalam tahun 2024 Universitas Patimura Menyelengarakan tiga kali wisudah Dan wisudah pertama bertepatan pada bulan April itu bersamaan dengan diasnatalis yang tepat pada tanggal 23 april 2024.

Maka untuk tahun ini syukurlah puji Tuhan , Alhamdulillah, tepat pas 23 April 2024 kita bisa menyelenggarakan wisuda bertepatan dengan Diasnatalis ke-61 , Ambon 18/04/2024

Dan ini adalah diasnatalis pertama masa kepemimpinan Prof Dr F Lewakabessy .M.Pd, rektor unpati periode 2023-2027, dan kurang lebih jumlah wisudawan adalah 1804 peserta dengan rincian dari program sarjana magister, profesi guru dan profesi dokter,

Untuk lulusan dokter belum ada wisudah di tahun ini ,kemungkinan nanti di Agustus periode 2 dan nanti di desembernya periode 3 untuk kesiapan secara teknis semua sudah siap dan buku-buku wisudanya juga sudah ada,

Lebih lanjut kata Rektor kita menyelenggarakan tiga tempat di kampus Poka dutoryum kemudian di psdku Aru Dobo dan di pspku MBD di tiakur, serentak di tanggal 23 april 2024.

Dan memang animo antusias dari para mahasiswa yang lulus itu sudah ingin sekali diwisudiakan tapi dari univesitas patimura terlambat daftar,” karena kita menutupi pendaftaran itu biasanya 1 bulan sebelum masa wisudakan.

Dan tujuannya supaya kita punya persiapan buku wisudanya yang harus dicetak dengan baik kemudian persiapan-persiapan hal-hal teknis yang lain itu bisa dilakukan dengan matang, sehingga momentum wisudanya itu sebagai sebuah selebrasi keberhasilan .

Menghubung, jumlah input jumlah yang masuk ya dengan jumlah yang mengikuti proses pembelajaran kemudian jumlah yang lulus dan yang lulus mendapat pekerjaan atau yang disebut dengan outcome itu sebanding Hero index indeks,

filter: 0; jpegRotation: 180; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 60.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

Lebih lanjut kata Lewakabessy antara jumlah masuk dan jumlah berproses dalam pembelajaran,dan jumlah lulusan yang kemudian dapat pekerjaan itu bagusnya Zero index perbandingannya nol, dan itu semuanya harus sama.

kalau ada yang lebih tinggi salah satu itu biasanya belum bisa mencapai target yang ideal tapi kalau kita lihat perbandingan antara rata-rata input yang masuk ke unpatti per tahun itu antara 6000 sampai 7000 termasuk pasta termasuk program pasta sarjana artinya kalau satu tahun kelulusannya bisa 6000,” karena kalkulasinya itu

Sementara yang ikut wisuda ini 1804 tapi yang daftar itu lebih banyak cuman karena beberapa syarat yang belum memenuhi makanya belum di wisudahkan ,karena untuk mendaftar ada kriteria-kriteria yang juga harus dipenuhi sehingga dari jumlah tertentu, katakanlah kalau ada dua ribuan bertahap kita lulusan jadi kalau tiga kali wisudah sudah 6000 namanya trasestradi itu pelacakan lulusan yang sudah mendapat pekerjaan itu dilakukan tiap tahun tetapi belum maksimum mendapat informasi yang akurat salah satunya saya kasih contoh kalau kita cek kelulusan kita yang kerja di Indomaret itu banyak tapi mereka tidak mau kasih informasi akhirnya jumlah yang terserap seringkali juga di dunia kerja lebih banyak dari data yang kita punya jadi problem kita di situ tapi dari jumlah input dan lulusan saya lihat sudah hampir seimbang unhkapnya

Pesan Rektor Universitas Patimura Ambon Prof Dr. F. Lewakabessy.M.Pd Adik-adik yang lulus yang diwisudakan mereka bisa cepat dapat kerja, tidak mencari hanya pegawai negeri sipil tapi mereka bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berbagai pengetahuan keterampilan yang mereka telah miliki dengan program kampus yang mereka belajar itu berbagai aktivitas pendidikan yang mereka sudah jalani selama kuliah,

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Night;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 51.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

Lewakabessy berharap itu menjadi pengalaman yang sangat berarti untuk menjadikan mereka memiliki kapasitas kapabilitas sebagai seorang tenaga profesional nanti di masyarakat di bidang apapun karena sumber daya alam Maluku cukup besar baik pertanian perikanan Sumber daya mineral dan lain sebagainya ,
yang harapannya mereka bisa kembali ke desa lihat apa yang bisa dikembangkan potensinya cukup besar apalagi dengan kondisi ekonomi dunia yang semakin sulit sekarang,