Makassar – beritasumbernews.com Sektor Jasa Keuangan Sulampua Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Tantangan Ekonomi Global
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman Meskipun perekonomian dunia sedang menghadapi perlambatan, sektor jasa keuangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) berhasil menjaga stabilitas dan mencatatkan kinerja positif.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Darwisman, menyampaikan bahwa sektor perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank (IKNB) di Sulampua menunjukkan pertumbuhan yang solid, didukung oleh kebijakan moneter Bank Indonesia.
“Stabilitas sektor jasa keuangan di Sulampua sangat didukung oleh kebijakan pelonggaran moneter Bank Indonesia, terutama penurunan suku bunga, yang telah memberikan ruang bagi perbankan dan lembaga keuangan untuk lebih leluasa menyalurkan kredit,” ujar Darwisman dalam keterangannya dikutip
Senin 4 /11/2024

hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Night;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 37.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
Journalist Class itu berlangsung di The Rinra Hotel Makassar, Jl. Metro Tanjing Bunga, Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang berlangsung 4-5 November 2024 itu diikuti 38 media dari wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).
Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Darwisman menyampaikan apresiasi kepada OJK Institute atas dipilihnya Kota Makassar sebagai tempat pelaksanaan Journalist Class kali ini.
“Kegiatan itu sangat penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai tugas dan fungsi OJK sebagai regulator industri jasa keuangan di Indonesia, terutama bagi jurnalis yang berada di wilayah Sulampua,” ujar Darwisman dalam sambutannya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para jurnalis yang terpilih sebagai perwakilan dari berbagai media untuk mengikuti pelatihan itu.
Melalui Journalist Class, peserta mendapatkan pengalaman berharga dengan menghadirkan narasumber langsung dari OJK pusat yang mewakili berbagai departemen.
Menurut Darwisman, para jurnalis akan menerima berbagai materi terkait perkembangan sektor keuangan, kebijakan terbaru, perlindungan konsumen, serta pemahaman mendalam mengenai tugas dan fungsi OJK.
“Kami berharap kegiatan ini diikuti dengan sungguh-sungguh agar memberikan nilai tambah dan pemahaman mendalam mengenai materi-materi yang disampaikan,” tuturnya.
Kepala Departemen OJK Institute Agus Sugiarto menyatakan, Journalist Class 10 untuk peningkatan pemahaman insan pers terkait tugas, fungsi, serta kebijakan OJK.
Sebagai mitra strategis, OJK berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan media guna memperkuat saluran informasi terkait sektor jasa keuangan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, insan pers dapat menambah wawasan yang beragam tentang industri jasa keuangan. Kolaborasi yang baik antara OJK dan media diharapkan menciptakan ekosistem informasi yang konstruktif, yang berkontribusi pada stabilitas ekonomi,” jelas Agus Sugiarto.(Chey21)
