Ambon,– beritasumbernews.com- Pemerintah Negeri Rutong, diwakili oleh Raja Rutong Rezza Rivaldo Maspaittella, menyampaikan ucapan selamat datang yang sangat hangat kepada Bapak Walikota Kota Ambon Bodewin Wattimena beserta Ibu Lissa Wattimena, Pejabat Sekretaris Kota Ambon, serta Bapak Wakil Ketua DPRD Kota Ambon yang juga merupakan Anak Negeri Rutong, yang seluruhnya berkenan menghadiri acara Hati Sampah Nasional di Negeri Rutong, wilayah Kota Ambon. (Sabtu 28/02/2026)

Selain itu, Raja Rutong juga menyampaikan salam hormat yang mendalam kepada Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Maluku beserta seluruh jajarannya yang tidak hanya turut menghadiri tetapi juga memberikan dukungan penuh pada kegiatan tersebut.

Tak ketinggalan, Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Maluku beserta seluruh jajaran yang telah berkenan hadir juga mendapatkan apresiasi khusus atas keikutsertaannya yang menunjukkan komitmen terhadap isu-isu yang berkaitan dengan pembangunan daerah dan lingkungan hidup.

Jajaran yang bertanggung jawab atas pemantapan kawasan hutan Provinsi Maluku juga termasuk dalam daftar hadirin yang disapa secara khusus dan diucapkan terima kasih atas kehadirannya yang memperkuat sinyal pentingnya perlindungan kawasan hutan bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Begitu pula Kepala Kehutanan Sosial Wilayah 3 Provinsi Maluku yang telah menyempurnakan rangkaian kehadiran para pihak terkait dengan sektor kehutanan dan lingkungan hidup, serta menunjukkan kolaborasi yang erat antara berbagai institusi dalam menjaga kelestarian alam di wilayah Maluku.

Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kota Ambon yang hadir juga mendapatkan pengakuan atas peranannya yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan kegiatan yang bertemakan lingkungan hidup tersebut, sebagai bentuk kontribusi dalam mewujudkan tata kelola daerah yang baik dan berkelanjutan.

Terlebih secara khusus, Raja Rutong dengan penuh rasa syukur menyapa dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Ambon beserta seluruh jajarannya yang telah menjadi mitra pelaksana utama dalam penyelenggaraan Hari Sampah Nasional sekaligus Festival Lingkungan Hidup dengan tema “Rika Negeri Persamaan” yang memiliki makna mendalam tentang kesatuan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan negeri.

Dalam kesempatan yang sama, para perwakilan penting dari berbagai sektor juga turut menghadirkan diri untuk memberikan dukungan, termasuk Wakil SKK Migas dan Perwakilan PT Impact Masela yang mendapatkan sambutan hangat dari Raja Rutong dan seluruh hadirin yang hadir, sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam mendukung pembangunan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.Img 20260228 120952Raja Rutong juga dengan senang hati menyapa rekan-rekan Raja Pulaku dan Ina Waktu yang berada dalam majelis tertentu yang telah berkenan hadir bersama-sama dengan seluruh pihak terkait dari berbagai elemen masyarakat Kota Ambon, menunjukkan bahwa gerakan menjaga lingkungan hidup melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Kepala Kepolisian Sektor, Pejabat Militer, serta Danramil Kota Ambon yang turut menghadiri acara tersebut juga disapa secara khusus dan dihormati atas peranannya yang sangat penting dalam menjaga ketertiban serta keamanan selama pelaksanaan kegiatan, sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh peserta.

Para akademisi dari Universitas Pattimura yang telah berkenan hadir juga mendapatkan pujian atas kontribusinya yang luar biasa dalam menyebarkan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup kepada generasi muda, melalui penelitian, pendidikan, dan berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Puskesmas Hutumri beserta seluruh jajarannya yang hadir juga diakui peranannya yang krusial dalam mengkaitkan kebersihan lingkungan dengan kesehatan masyarakat, karena kebersihan yang baik merupakan pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif yang merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

Kepala Kecamatan beserta ibu dan seluruh jajaran dari wilayah Timur Selatan yang telah menghadiri acara tersebut juga disapa dengan hangat dan diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran kebersihan di wilayah masing-masing, dengan menjadikan setiap kecamatan sebagai contoh dalam penerapan praktik-praktik hidup bersih dan sehat.

Pimpinan Redaksi Media yang hadir di lokasi acara juga mendapatkan apresiasi yang tinggi atas peranannya yang sangat penting dalam menyebarkan pesan kesadaran lingkungan hidup kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Ambon, karena media memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik dan mendorong tindakan nyata dari masyarakat.

Pimpinan LSM Muluccas beserta timnya serta Pimpinan LSM Bumi Lestari beserta timnya yang turut hadir juga diucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasinya yang tak kenal lelah dalam advokasi dan aksi nyata untuk pelestarian lingkungan hidup, sebagai mitra penting pemerintah dalam menangani berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi daerah.

Para Ketua Adat dan Lembaga Adat Negeri Runtuh, beserta Ketua dan Anggota TNI yang berasal dari wilayah Negeri Runtuh juga mendapatkan sambutan khusus sebagai perwakilan elemen adat yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam, karena nilai-nilai adat yang dijunjung tinggi telah lama mengajarkan pentingnya hidup rukun dengan alam.

Pimpinan Majelis Jebakan, Kepala Sekolah PAUD, TK, dan Sekolah Dasar Negeri Runtuh yang hadir juga disapa dengan penuh penghargaan dan diharapkan dapat menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai kebersihan di lingkungan pendidikan dan masyarakat, karena pendidikan sejak dini merupakan kunci untuk membentuk pola pikir dan perilaku yang baik terhadap lingkungan.

Seluruh kelembagaan wadah masyarakat dan perangkat pemerintahan yang telah berkenan menghadiri acara tersebut juga diakui sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya bersama untuk mewujudkan Kota Ambon yang bersih dan sehat, karena pencapaian tujuan tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh satu pihak semata melainkan perlu kolaborasi dari semua elemen masyarakat.

Setelah menyapa seluruh hadirin dengan penuh rasa hormat, Raja Rutong dalam sambutannya yang penuh makna membuka dengan menyampaikan salam sejahtera yang hangat, “Salam sejahtera bagi kita semua, Beta sebagai Raja Negeri Rutong hari ini berdiri di hadapan basudara semua, berdiri di hadapan Kota Ambon dan jajarannya, di hadapan alam pertualangan negeri, serta di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa.Img 20260228 120839Ia menegaskan dengan tegas bahwa hari ini bukan sekadar hari kerja bakti atau hanya hari pungut sampah semata, bahkan bukan hanya hari dimana kita merayakan Festival Lingkungan Hidup, melainkan hari kesadaran dan hari peduli yang menjadi bagian penting dari peringatan Hari Sampah Nasional yang bertujuan untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk peduli pada masalah sampah.

“Acara ini mengingatkan kita semua bahwa negeri yang kotor bukan karena kurang fasilitas atau sarana pendukung, tetapi karena kurangnya rasa peduli tanpa adanya cermin hati sebagai masyarakat negeri dan masyarakat kota,” tegas Raja Rutong dalam sambutannya yang penuh semangat, mengingatkan bahwa kesadaran dan kemauan dari setiap individu adalah faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih.

Menurutnya, jika kita menemukan orang yang membuang sampah sembarangan atau tidak peduli dengan kebersihan lingkungan hidup, itu merupakan tanda dari sikap yang mengabaikan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik, dan jika kita secara pasif membiarkan sungai, pantai, serta kebun penuh dengan sampah, itu adalah bukti bahwa kita telah melupakan bahwa alam ini bukan milik kita sendiri yang dapat diperlakukan semaunya.

“Alam semesta ini adalah titipan yang sangat berharga dari Tuhan dan leluhur kita untuk diwariskan kepada anak cucu kita, sehingga negeri yang bersih harus lahir dari hati yang peduli, dan hati yang peduli tersebut akan tumbuh subur dari nilai-nilai adat dan iman yang mengajarkan kita untuk hidup bersaudara dan saling menghargai,” jelasnya

Raja Rutong kembali menegaskan bahwa menjaga kebersihan negeri adalah sebuah amanah yang tidak bisa dipilih-pilih atau ditunda-tunda, begitu pula dengan menjaga kelestarian alam yang bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kebersihan semata, bukan hanya tugas anak-anak sekolah atau para Ketua RT dan RW, melainkan tugas mutlak seluruh orang yang tinggal dan berkembang di negeri ini, tanpa terkecuali.

“Adapun pengajaran hidup tentang tertib dan saling menjaga telah jelas tercantum dalam ajaran agama dan iman kita yang menyatakan bahwa kita harus memelihara ciptaan Tuhan, karena jika kita mengaku sebagai orang-orang yang beradab namun tetap membuang sampah sembarangan.Img 20260228 120914Maka kita hanya tinggal simbol semata tanpa adanya esensi yang sebenarnya, dan jika kita mengaku beriman namun terus merusak alam yang telah diberikan Tuhan, berarti iman kita belum turun menjadi perbuatan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya dengan suara yang tegas dan penuh kesungguhan.

Tambahnya Rezza Menghimbau kepada seluruh masyarakat negeri dan tamu hadirin yang kita kasihi, sampah adalah musuh bersama yang merusak sumber air yang kita butuhkan untuk hidup, mengganggu kesehatan masyarakat dengan berbagai penyakit yang dapat dicegah, dan membahayakan masa depan anak-anak kita yang akan mewarisi negeri ini;

oleh karena itu marilah kita sepakat secara bulat untuk tidak pernah membuang sampah di sungai, tidak di pantai, dan tidak di kebun, serta dukung dengan sepenuh hati upaya untuk menjadikan Negeri Rutong dan Kota Ambon sebagai tempat yang indah, nyaman, dan penuh cinta yang dimulai dari hal kecil-kecil dan dari kebun serta lingkungan sekitar kita sendiri;

dalam kesempatan ini juga izinkan Beta untuk bersama seluruh jajaran memberikan teguran yang penuh kasih kepada orang tua dan anak-anak muda bahwa orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga harus mengajarkan anak-anak dari rumah bahwa membuang sampah pada tempatnya adalah bagian penting dari pendidikan karakter yang akan membentuk pribadi yang bertanggung jawab;

hal ini dilakukan untuk mencetak anak-anak sebagai generasi masa depan negeri serta Kota Ambon yang kita cintai dengan tulus, baik untuk generasi muda yang berada di Rutong, seluruh wilayah Letimur Selatan, maupun di seluruh pelosok Kota Ambon,” pungkas Rezza Rivaldo

(Chey)