Ambon,-beritasumbernews.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 menjadi momentum bagi OJK Provinsi Maluku untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan instansi vertikal dalam mewujudkan Anak Indonesia yang sehat, terlindungi, dan cakap menghadapi tantangan masa depan.
Hal ini ditunjukkan dengan kolaborasi bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku dan UNICEF, OJK Provinsi Maluku melaksanakan kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional di Stadion Mandala Remaja, Karang Panjang, Kota Ambon.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Ny. Maya Baby Rampen Lewerissa, Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady, dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah, pimpinan instansi vertikal, pemangku kepentingan, Guru, dan ratusan pelajar dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pada kesempatan tersebut, OJK Provinsi Maluku melakukan edukasi keuangan sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan kepada anak untuk membentuk generasi yang cerdas finansial sejak usia dini.
Melalui penyampaian materi yang interaktif dan edukatif, para peserta diajak memahami pentingnya mengelola uang secara bijaksana, membangun kebiasaan menabung, serta mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan sebagai bekal menuju kemandirian finansial di masa depan.
Sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital oleh generasi muda, OJK Provinsi Maluku juga mengedukasi peserta mengenai berbagai risiko kejahatan keuangan digital, termasuk bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.
Edukasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran sejak dini agar anak-anak dan remaja mampu menjadi pengguna layanan keuangan yang cerdas, bijaksana, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarganya.
Partisipasi OJK Provinsi Maluku dalam Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda khususnya pada segmen pelajar.
Melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku, instansi vertikal dan berbagai pemangku baik
kepentingan lainnya, OJK terus mendorong lahirnya generasi muda Maluku yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kecakapan finansial sebagai fondasi dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, dengan dikenalkannya pengetahuan literasi keuangan sejak dini mampu membentuk perilaku generasi muda di maluku untuk paham produk keuangan dan mampu melakukan pengelolaan keuangan dengan baik.
(Chey)
