Ambon – beritasumbernews.com
Jelang Kompetisi Sepak Bola di bawah umur 13, 15, 17 Memperebut Soeratin Piala Walikota Cup Tahun 2021, dalam kondisi Covid 19 ini, bersyukur Ambon sudah sangat rendah dan tidak ada lagi yang terpapar.
Hal ini diungkapkan ” Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ambon,Richard Louhanapessy SH dalam
Kegiatan Kompetisi Sepak bola dibawa umur 13,15, sampai 17 tahun ini yang berlangsung di Lantamal Maluku.
Dalam kegiatan ini yang bersama – sama mewakili Fercopimda Provinsi Maluku, Kepala BNN Maluku ,Wakil Walikota Ambon Syarif Hather, Skretaris Kota Agus Ririmasse, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga (DIKOR) Provinsi Maluku Sandi Watimena, Deky Soplanit selaku Exsekutif Komite PSSI yang datang dari Jakarta untuk melihat bibit-bibit unggul yang bisa saja memberikan citra dan warna baru bagi PSSI tingkat Nasional .
Walikota Dalam sambutan” menyampaikan rasa hormat kepada Afrak PSSI Maluku Saudara Sofian Lestaluhu dan rekan teman-teman, para TNI /Angkatan Laut yang lahir, Anggota DPRD Kota Ambon dan Mangger dari Maluku FC ,Bung Saya Bintaher, dan para Ofecial pelatih dari seluruh Peserta yang hadir pada sehari ini.
Dia mengatakan” sangat besyukur kondisi Covid 19 sudah sangat rendah dan tidak ada lagi yang terpapar, itu yang memungkinkan aktifitas sosial olah raga, keagamaan dapat berjalan seperti yang kita lihat sekarang ini.
Tetapi tidak berarti lalu kita harus lengah, pada saat bermain bola tidak lagi masker tidak dipakai tetapi setelah itu protokol kesehatan tetap harus menjadi acuan kita untuk menjaga kesenambungan atifitas sosial di kota ini.
Kita bersyukur dapat melakukan kegiatan Soeratin Cup tahun ini untuk usia 13 ,15 dan 17 dengan sukses.
Walikota Ambon juga pada sambutan nya juga telah” memberikan apresiasi kepada bung Sofian dan teman-teman, karna pertandingan dan lomba kali ini betul-betul sangat amat profesional.
Dan ini memberikan harapan dan jaminan, untuk kalau ada efen paling tidak , tingkat wilayah timur bisa kita menjadi tuan rumah degan cara seperti ini.
Selanjutnya secara khusus, kepada para kesebelasan yang lebih khusus lagi juara pada sore hari ini, baik usia 13,15,dan 17
Saya sempat menonton Fainal dari usia 17, dan kesimpulan yang ditarik dua-duanya kesebelasan ini bermain bagus, cuma harus ada yag juara, oleh karena itu nyong Ambon keluar sebagai juara karena kesempatan untuk mencari juara lebih besar kepada yang Ambon.
Oleh karena itu harus memberikan Apresiasi dan tidak usah berkecil hati sebagai mana yang komandan sampaikan ini kemenangan yang tertunda.
oleh karena itu peluang akan terbuka untuk tunas inti , untuk bisa ambil kesempatan pada putaran yang berikut.
Saya selaku walikota dengan penampilan kegiatan seperti begini maka Walikota dan Sekot tidak akan menutup tangan untuk mesponsor dan membuka lagi peluang untuk pembinaan olahraga raga ini.
Karena ini luar biasa, kenapa kata walikota”karena ini tentu berdampak besar, bagi kota Ambon, dan pertemuan ade-ade ini memberikan harapan untuk harmonisasi sosial dikalangan anak-anak muda lewat olah Raga lewat sepak bola dapat kita wujudkan ini kota ini.
Hubungan persaudaraan satu dengan yang lain ini penting kita boleh berbeda di Clep, tapi Pada saat kita bentuk satu tim maka semua akan masuk sebagai kekuatan utama buat kita.
Tidak boleh lagi ada fanatik, subjektif tetapi harus kebersamaan yang harus kita kedepankan.
Dan saya berterima kasih kepada Komendan Jendral Said Latuconina yang sudah menfasilitasi lapangan ini , sudah sangat-sangat mengedokasi rakyat dan masyarakat kota Ambon untuk terus menjaga harmonisasi sosial diantara satu dan yang lainnya. tutup (chey)
