Buru,beritasumbernews.com
Perayaan Hari Ulan Tahun Kabupaten Buru ke 23 di Warnai dengan Aksi Demonstrasi Besar Besaran yang di lakukan oleh organisasi mahasiswa pemuda (OKP) IMM, GMNI,PMII. Rabu 12/10/2022
Aksi unjuk rasa yang di lakukan di alun alun kota namlea, saat perayaan puncak HUT Kabupaten Buru ke 23 Tahun sangat memanas, Mahasiswa yang tergabung dari IMM, GMNI, PMII memaksakan diri untuk masuk, guna dapat menyampaikan tuntutannya.
Mahasiswa yang berdemonstrasi bergantian merasa kecewa, dengan segudang persolan yang terjadi di Kabupaten Buru, Mahasiswa mendesak agar Pj Bupati Buru di Copot.
Khadafi Alkatiri selaku Jendral Lapangan (Jendlap) Mengatakan dalam orasinya” Kegiatan HUT kabupaten Buru sangat penting sebagai salah satu langkah untuk menghilangkan dahaga masyarakat yang merindukan suasana HUT yang telah lama hilang.
Namun kegiatan mengadakan perayaan tidak mesti di rumuskan dengan satu kerangka yang sangat euvoria, menurut kami kegiatan ini sangatlah tidak tepat sebagai satu klimaks dari konsolidasi pikiran pemerintah daerah.
Sebab kegiatan ini sudah barang tentu menguras Keuangan daerah, yang harusnya di pergunakan untuk hal hal yang efektif, di antaranya pembayaran gaji PTT Guru dan lain lain.
Gadri Fatsey selaku Ketua Umum IMM, mengaku menyesali Hak PTT Guru honorer sebanyak 183 tenaga pengajar, yang sampai hari ini belum terbayarkan selama 7 bulan bekerja, Kemudian TPP ASN sebesar 36 Miliar pun belum kunjung di terima dari Januari sampai Oktober 2022 “Ungkapnya”
Di saat yang bersamaan Ketua Umum GMNI Taufik Fanolong
Mempertanyakan Dua Proyek yang sudah di menangkan tender tetapi sampai hari ini belum di kerjakan oleh pihak pemenang.
Kemudian terkait kelangkaan mitan yang hari ini belum terselesaikan, dan kami mendesak percepat pembentukan satgas sebagi solusi terbaik dalam mengatasi persoalan kelangkaan mitan.
Ketua Umum PMII Said H Djamalullail Juga menyesali dengan pelayanan Akses kesehatan di RSUD yang sampai hari ini belum juga Normal.
Masi banyak persoalan yang mahasiswa ungkapkan dalam orasi pada saat HUT kabupaten Buru yang ke 23 Tahun. Cetus Pendemo (Chey)
