Halut,beritasumbernews.com,Bertempat diCafe Kampoeng Planet Galaxi  Desa.Rawajaya Kec.Tobelo Kab.Halut telah dilaksanakan Diskusi Publik,
Dengan tema” Mencari pemimpin Halmahera Utara 2024 “.

Kegiatan ini di gelar kemarin malam sekitar pukul 20 : 45 Wit, yang di selenggarakan Oleh Halut Civil Society. Minggu 29/01/2023

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni” Dosen UMMU/ dengan Narasumber Hasanuddin Usman S.Pd,M.Si, Dosen Unhena / Narasumber Gunawan SH.MH, Dosen UMMU / Narasumber Syarifuddin Usman dan Anggota DPRD Halut Dahril H Rauf, serta Para Politisi dan akademisi yang hadir sebanyak 25 Orang.

Dalam penyampaian materi yang di sampaikan oleh Hasanuddin Usman S.Pd,M.Si tentang membaca pilihan publik tentang siapa yang di inginkan yakni”Terkait hasil survei yang kami punya mulai dari tanggal 2 s.d 10 Januari 2023 ada 7 ( tuju tokoh ) yang lagi muncul di publik diantaranya” Muclis Tapi-tapi,S.ag (Wakil Bupati Halmahera Utara).

Selain itu ad juga Stefi Pasimanyeku (Anggota DPR RI), Phiet Hein Babua (Politisi/ Akademisi), dr.Chun (Profesional), Ais Kitong (Ketua DPRD Halut), Julius Lobiua (Pengusaha), Jantce Nata (Pengusaha).

Pantauan media ini semalam dalam erbincangan itu di dapati bahwa” Saat ini Kabupaten Halmahera Utara sudah masuk 4 dapil dan memiliki 30 anggota DPRD.

Dan dari Hasil Pantauan-nya tingkat Golput sangatlah tinggi, Sementara Hasil survei yang dilakukan melalui hasil wawancara kepada masyarakat usia 17 tahun ke atas, akan tetapi data yang dimiliki akan berubah-ubah.

Sementara materi yang di sampaikan oleh Gunawan SH.MH tentang Tata kelola birokrasi, Halut butuh pemimpin yang kuat yakni”
Jika berbicara tentang konsep kepemimpinan, maka harusnya mengambil konsep tentang masyarakat yang berdaulat.

Lanjutnya” Terkait tingkat kemiskinan itu juga menjadi suatu pengaruh besar dalam birokrasi pemerintahan, sedangkan Terkait dengan konsep yang saya bawahkan saat ini kita harus mengevaluasi Eksekutif yang ada di daerah ini.

Pasalnya” Dalam teori fariabel pengamatan saya ada beberapa penyakit dalam birokrasi pemerintahan yakni (Tingkat belanja daerah yang tinggi dibandingkan kesejahteraan rakyat, tingkat korupsi yang masih ada, Prilaku ASN yang belum profesional).

Katanya” Jika berbicara tentang Tata kelola pemerintahan yang baik, yakni harus menata kembali birokrasi yang tidak berjalan dengan baik.

Sedangkan materi yang di sampaikan oleh Syarifuddin Usman tentang Matinya gagasan politik di Halmahera Utara yakni” Saat ini politik yang ada di Kabupaten Halmahera Utara bukan mati akan tetapi belum bermunculan.

Suatu Ide itu lebih berkuasa dari kata,maka dari itu Rana ide dan gagasan sudah seharusnya menjadi prioritas utama dalam berpolitik. Katanya

Saat ini yang menjadi ciri has dalam politik adalah semua uang yang berbicara maka dari itu akan berpengaruh pada pemerintahan.

Kata dia” Kita selaku masyarakat harus mengamati para pimpinan daerah didalam kepemimpinanya yang mana harus mensejahterakan rakyat.

Menurutnya” Harapan saya kepada para Parpol dapat memilih calon yang lebih baik.

Kemudian kata Dahril H Rauf dalam materinya” tentang Peran Parpol dalam merekomendasi calon kepala daerah yakni” Dalam merekomendasi calon dalam parpol sudah melakukan rapat internal.

Jika kita berbicara tentang politik Kekuatan ekonomi bisa menjadi suatu kekuatan besar.

Seorang pemimpin yang baik itu pemimpin yang dapat mensejahterakan rakyat.

Dalam berpolitik itu sebuah senih, akan tetapi porpol yang berada di daerah semua bergantung pada keputusan Parpol Pusat.

Diskusi yang dilakukan saat ini membahas tentang Birokrasi Pemerintahan, Peta Parpol di Kabupaten Halmahera Utara dan Bakal Calon/ Kandidat Bupati Halmahera Utara tahun 2024.

Diskusi publik yang dilakukan saat ini dilatar belakangi penyelenggaraanya oleh narasumber untuk menyusun kesiapan pembuatan produk disertasi (untuk gelar Doktor) tanpa adanya sponsor ship dari pihak manapun. (Endy)