Ambon,beritasumbernews.com,Pergantian pejabat Esalon 2, 3, dan Esalon 4 lingkup pemerintah Provinsi Maluku yang di lakukan Gubernur Maluku MI beberapa hari belakangan ini terkesan asal – asalan.
Hal ini di ungkapkan oleh wakil ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Yance Wenno kemarin di gedung DPRD Provinsi kepada sejumlah wartawan yang di temuinya. Kamis 06/04/2023
Wenno yang di temui wartawan sesalkan sikap yang di ambil Gubernur Maluku MI dalam melantik sejumlah pejabat Esalon 2, 3, dan Esalon 4 lingkup pemerintah Provinsi Maluku.
Kata Wenno” berkaitan dengan soal perombakan birokrasi, itu menjadi domain atau hak prorogatif dari pada Gubernur MI, namun Sangat disayangkan bahwa dalam hal ini Wenno mencatat betul bahwa mereka-mereka yang dilantik kemarin itu, baru dilantik tahun 2022 kemarin bulan Februari, dan nama-nama Itu juga yang dilantik pada bulan Februari tahun lalu oleh wakil gubernur Nathanel Barnabas Orno. Kesal Wenno
Pasalnya” ternyata sampai dengan hari ini dalam catatan saya hanya berumur 1 tahun terjadi lagi pergantian itu, mau di katakan mereka – mereka itu belum bekerja sudah di ganti lagi, ini hal yang lucu, dalam bahasa lain asal bapak suka. Heran Wenno
Wenno juga mengatakan” walaupun itu hak prerogatif dari Gubernur tapi Harus dipertimbangkan, kalau ini terjadi terus maka kelihatan bahwa kerja pemerintahan itu tidak stabil. Ungkap Wenno
“Wenno berharap” Ini harus menjadi perhatian pada saat nanti pergantian pergantian yang akan datang, jangan – jangan hal ini terjadi tidak ada peran aktif baperjaka bisa di katakan baperjaka sedang mati suri, sehingga pelantikan ini terkesan asal – asalan.
Wenno juga menegaskan” berikan kesempatan mereka bekerja, mereka mengevaluasi kinerjanya sehingga bisa dilihat hasilnya kalau terjadi maka saya berharap ini menjadi perhatian daripada Gubernur.” ujarnya
Politisi Partai Perindo Maluku itu katakan, Semua Orang beranggapan ini ada kepentingan politik dan tidak usah dibilang lagi, ”tapi saya percaya yang mudah – mudahan tidaklah seperti itu. Tutup Wenno (Chey)
