
Tehoru,beritasumbernews.com
Bertempat di Balai Desa Piliana Kec. Tehoru Kab. Malteng telah dilakukan kegiatan dialog Kebangsaan dengan” Tema Meningkatkan Rasa Nasionalisme demi menjaga Keutuhan Berbangsa dan Bernegara” yang di gagas oleh AM GPM Daerah Teluti Malteng.
Kegiatan tersebut berlangsung pad pukul 14 : 30 Wit, sore kemarin menghadirkan Plt. Camat Tehoru Rusman Ankotasan.S.Sos. M. IPOL, DanPos BKO Tehoru Letda Arm. Roberta Vasilia Ernando.
Selain itu hadir pula dalam pertemuan tersebut yakni” Perwakilan Dan darmil 1502-03 Tehoru Pelda. Farit Fitrianto, Raja Negeri Hatumete/Ketua Latupati Bernad Lilihata, Ketua Klasis GPM Telutih Pdt. Handri Y.Rehy Ssi, Raja Negeri Tehoru Hud Silawane, Raja Salamahu Jhonazan Ilela, Ketua Saniri Uly Ilelapotoa, Ketua Adat Enang Latumatuani.
Kemudian di hadiri juga oleh” Wakil Ketua Adat Bandus Latumatuani,
WAKIL ketua Saniri Co Lazumazuani, Dit Intelkam Polda Maluku Aipda. T. Wono, Ps. Kanit Intelkam Polsek Tehoru Bripka. B. Dewa, Babinsa Negeri Piliana Sertu Lasafrudin, Bhabinkamtibmas Negeri Piliana Briotu. S Johar, Pdt. C. Titahena, Dan Perwakilan masing – masing dari Angkatan Muda sebanyak 12 orang Masyarakat Negeri Piliana sebanyak 50 0rang.
Pantauan awak media ini, di bicarakan terkait” Dalam Konsep NKRI Kec.Tehoru bagian dari Kabupaten Maluku Tengah bagian dari Negara Repulik Indonesia.
Peristiwa yang terjadi dua tahun yang lalu sangat memalukan dan mencoreng Kec. Tehoru secara Utuh sekarang juga terjadi hal sama sehingga Mencoreng Budaya Kita bukan hanya Negeri Tehoru saja melainkan mencoreng Kec. Tehoru ini.
Marilah kita menghormati Bendera Merah Putih dan tidak ada yang bisa menggantikannya dan marilah saya mengajak agar taat kepada aturan yang sudah di atur oleh Negara.
Atas nama orang Piliana kami sangat meminta maaf apa yang telah diperbuat oleh adik – adik kami maupun saudara – saudara kami.
Pertama kali saya yang melakukan sumpah adat ternyata Tahun ini terulang lagi dan apalagi terulang ketiga kali lagi kalian adalah manusia yang tidak beradap dan tidak tau adat dan tidak patut terhadap hukum.
Sedangkan dalam keterangannya Ketua Klasis GPM Telutih Pdt. Handry Y. Rehy S, Si yang mengatakan bahwa” Wawasan Kebangsaan Prepektif Teologi GPM berdasarkan Ajaran Gereja Protestan Maluku.
Kata Rehy” Apakah Itu Negara secara umum Negara adalah Suatu bentuk kehidupan bersama dari orang- orang yang sepakat untuk hidup dalam wilayah tertentu.
Lanjutnya” Apakah antara gereja dan Negara karena Gereja dan Negara adalah lembaga – lembaga yang Otonom yang mengembang fungsi masing masing.
Tambahnya” Gereja dan Negara dapat bekerja sama dalam hal mengusahakan kesejahteraan seluruh rakyat dan semua ciptaan.
Pasalnya” Tugas gereja terhadap Negara dengan menyuarakan kenabian, melaksanakan Undang – Undang Negara, Mendoakan Peminpin Negara.
Tugas Gereja Terhadap Negara menjamin agar gereja dapat melaksanakan tugasnya, menjamin setiap warga gereja dan menjamin kesamaan hak.
Selain itu sebagai sumber dalam giat tersebut, Danpos BKO Tehoru Letda. Arm Roberta Vasilia Ernando yang mengatakan bahwa” Kita berdiri di Negara Republik Indonesia ada punya Aturan yaitu Norma Agama, Hukum dan Adat.
Katanya” Sebagai Masyarakat harus mengerti hidup Bernegara dan Berbangsa dan tetap taat kepada Aturan yang sudah ditetapkan oleh Negara.
Apa yang tidak bangga dengan kelimpahan berkat Tuhan yang ada di Negeri Piliana dan marilah kita menjaga kelestarian maupun kelimpahan yang ada di Negeri ini yang kita cintai karena merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia Dan kita harus bangga akan leluhur kita yang sudah berjuang membela Negara Republik Indonesia.
Saya harapkan kejadian yang kemarin adik – adik kita lakukan saya mengharapkan tidak ada lagi kejadian yang sama marilah kita bangun Negeri ini Kecamatan Tehoru ini dengan sama – sama.
Dengan kejadian kemarin yang terjadi di Negeri Piliana merupakan pengalaman dan semoga menjadi kuat sehingga tidak terjadi hal yang sama.
Sedangkan yang di sampaikan Staf Negeri Dance bahwa” Apa yang kami sudah dengar oleh Narasumber kami atas nama Basudara di Piliana kami memohon Maaf dan atas nama NKRI kami meminta maaf.
Kata Dance” Kami akan tetap bersama mereka dan trus memberikan pemahaman yang baik sehingga mereka tetap berbuat baik kepada NKRI.
Lalu di sampaikan pula oleh
perwakilan Angkatan muda Klasis GPM Telutih bahwa” Untuk Negeri Piliana sudah 2 kali terjadi pengibaran Bendera RMS maka kita sebagai Negeri yang ada di Kecamatan Tehoru merangkup angkatan mudah kita juga merasa resah.
Hal yang terjadi diluar norma Yang ada Kemudian menjadi pembelajaran, Sekarang ini kita masih menikmati bantuan pemerintah sehingga adanya permasalahan yang terjadi yang kita takuti masyarakat tidak lagi menerima bantuan Pemerintah.
Harapan kami kiranya adanya kegiatan ini kita mendapatkan edukasi yang begitu banyak dihari ini pulang dan ceritakan kepada keluarga masing – masing.
Selain itu Raja Salamahu Jhonatan Ilela menyampaikan bahwa” kita mau melakukan sesuatu harus berdasarkan pemikiran yang baik.
Kejadian Pengibaran Bendera RMS tersebut kalau dilihat adanya iming – iming, sehingga mereka memberanikan diri untuk melakukan pengibaran Bendera RMS.
Di Kesempatan ini kami atas nama raja raja se-Kec. Tehoru agar tetap memberikaan pembinaan kepada masyarakat dimasing – masing Negeri sehingga tidak terjadi lagi hal yang sama di Negeri Piliana.
Katanya” marilah kita sama-sama memperbaiki Kecamatan Tehoru Ini menjadi lebih baik.
Pada akhirnya Plt. Camat Tehoru Rusman Ankotasan, S.Sos. M.Ipol mengatakan bahwa” Berdinamika dalam forum dan merestui kegiatan kita di hari ini akan mendapatkan rahmat.
Saya mengharapkan Negeri Piliana menjadi Negeri yang lebih baik lagi,
Ada nilai kultura yang baik oleh leluhur kita dan ini merupakan pondasi kuat yang kita warisi sebagai orang bersaudara.
Kalau memang orang tersebut dia salah mari kita sama sama untuk memperbaiki dia.
Sebagai anak bangsa harus ada perasan kasih sayang di Negeri pamahanu ini kita wujudkan perwujudan sebagai anak bangsa.
Terlepas dari permasalahan yang terjadi marilah kita bangun negeri ini bersama – sama sehingga Negeri ini menjadi Negeri buang lebih baik dan maju. (Yan.L)
