Ambon,beritasumbernews.com,Perayaan Hari Buru Internasional (May Day) tahun ini, dipusatkan di lapangan Merdeka Ambon,difasilitasi Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon, dibawah sorotan tema, Solidaritas dan Kemanusiaan.Ambon 1 Mei 2023
Pj Walikota Ambon, Bodewin M Wattimena, dalam sambutan menandaskan dalam kedudukan apapun kita saling menghargai dan mendukung dan memberi arti dalam kedudukan dan jabatan yang dimiliki, di Kota Ambon ada banyak ribuan pekerja yang dikelompokan dalam pekerja rentan termasuk para buruh, Pemerintah Kota Ambon dalam beberapa tahun terakhir bahkan di tahun 2022,
Pemerintah Kota Ambon menjamin 40 ribu pekerja rentan di Kota Ambon hidup dengan jaminan sosial tenaga kerja terutama tenaga kerja sapu jalan, tukang becak, tukang ojek, nelayan tangkap, walau mereka tidak tergolong katagori buruh tapi termasuk pekerja rentan.
“Kami jamin 40 ribu dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ambon untuk membantu pekerja rentan, terutama mereka mengalami kecelakaan maka secara otomatis ditanggung oleh Jamsostek itu bagian dari perhatian kami kepada pekerja rentan dan sebagaian adalah kaum buruh termasuk buruh di pelabuhan, semua dijamin oleh pemerintah Kota Ambon, bersama dengan BPJS Ketenaga kerjaan kami melakukan MOU dan kami tanggung itu 10 milyar lebih setiap tahun,
Pemerintah kota Ambon telah mengeluarkan Keputusan Walkota Ambon untuk seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) khusu pejabat struktural lingkup pemerintah kota Ambon untuk menjadi orang tua asuh bagi pekerja rentan supaya sisa dari itu kami menanggungnya lewat orang tua asuh dimaksud, dan ini soal kebijakan mesti kita lakukan supaya minimal pemerintah memaknai tuntutan buruh,” jelas Wattimena.
Menurutnya, Pemerintah Kota Ambon terus memberikan atensi kepada para pemberi kerja dikota Ambon untuk memenuhi tanggung jawab terhadap para pekerja dengan baik,kalau pemberi kerja di kota Ambon tidak melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik kepada para pekerja tuntut mereka ke pengadilan atau ke pemerintah daerah dan kami akan mengambil tindakan sesuai prosedur yang berlaku, ini komitmen pemerintah kota Ambon memberikan yang terbaik kepada para pekerja.
“Saya kira semua akan dilakukan oleh pemerintah minimal tanggung jawab pemerintah agar kami lakukan dengan baik sebab tanggung jawab pemerintah memberikan terbaik kepada seluruh masyarakat walaupun sampai kapanpun seluruh masyarakat tidak pernah sejahtera di suatu daerah untuk itu terus diupayakan, kami selalu memberikan perhatian kepada para buruh dalam bentuk pemberian sembako, dan saya mengajak kita semua secara rasional bersama memikirkan persoalan ini, kadang-kadang karna kita sudah memperoleh perlindungan, dijamin oleh serikat pekerja, dijamin oleh pemerintah dan sebagainya lalu kemudian kita lupa bahwa tanggung jawab yang mengikat kita ketika kita mau bekerja, tanggung jawab itu hak dan kewajiban musti dipelajari secara baik ketika kita bekerja jangan sampai kita sudah mengikat diri tetapi setelah pelaksanaan kita memberontak oknum yang memberikan kerja karna itu dalam rangka rasa pengertian dan saling mendukung semua persoalan diselesaikan secara baik baik lewat dinas tenaga kerja dan transmigrasi dan peradilan industrial semua dilakukan dengan baik dalam memperjuangkan hak-hak,” kata Wattimena.
Lebih Wattimena, Dalam memperjuangkan hak kita perlu juga memperhatikan hak orang lain sehingga semua rasional dalam berpikir dan Pemerintah Kota Ambon membuka ruang bagi seluruh elemen di kota Ambon untuk menyampaikan aspirasi, kalau para Buruh dan Pekerja Rentan tidak diperlakukan secara tidak adil datang ke Balai Kota Ambon setiap hari jumat jam 8 sampai jam 10 disitu diterima langsung oleh Pj Walikota Ambon dalam acara Walikota Jumpa Rakyat.
“Saya beberapa kali menerima organisasi bela hak para buruh, dan datang menyampaikan soal kepentingan tukang becak, kepentingan tukang ojek dan sebagainya, para buruh belum terdaftar di organisasi kita fasilitasi sehingga bisa. Tutupnya (Tim)
