Titawaiberitasumbernews.com – Saniri Negeri Titawai merasa kecewa dan resah dengan kinerja pemerintah Negeri dalam hal ini Pj. Titawai L. Sahuburua yang terkesan buruk karena tidak ada jalin hubungan kerja sama yang baik dengan Saniri Negeri.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Saniri Negeri Titawai M. Nahuway kepada media ini menyampaikan bahwa” pihaknya sangat kecewa dan kesal dengan kinerja dan perilaku seorang penjabat Negeri Titawai selama dirinya memangku jabatan ketua Saniri. Ungkap Nahuway

Ironisnya” sejumlah anggaran berupa anggaran apa saja baik itu datang dari ADD maupun DD tidak pernah di ketahui oleh Saniri dan bahkan Masyarakat.

Kekecewaan ini bukannya di alami oleh Ketua Saniri Negeri, namun semua anggota Saniri Titawai, dan bahkan sejumlah masyarakat yang juga resah dengan kinerja Pj. Titawai selama menjabat. Ujar Nahuway

Lebih parah lagi sumber informasi yang enggan namanya di mediakan menyebutkan” sudah beberapa kali Pj. Secara pribadi sendiri ke Bank di Masohi guna mencairkan dana Desa tampa ikut sertakan staf ataupun yang lain. Sebut sumber

Tampa di sadari sikap arogan dan ambisius Pj. Telah mendirikan Saniri tandingan yang baru berdasarkan kepentingannya sendiri.

Hasil konfirmasi awak media ini dengan Pj. Beberapa waktu lalu, Pj. Titawai L. Saburuanyang di hubungi membenarkan bahwa pihaknya telah membuat Saniri yang baru menggantikan yang lama dan SK Saniri yang baru sudah ada tinggal di tanda tangani oleh Pj. Bupati.

Nahuway menanggapi pernyataan Pj. Negeri Titawai tersebut dengan mengatakan bahwa” masa jabatan Saniri lama belum berakhir.

Ternyata setelah di telusuri sikal Pj. Negeri Titawai sangat – sangat tidak memahami aturan dan bahkan Pj. Negeri Titawai di duga kuat tidak mau di tegur terkait pengelolaan anggaran Dana Desa yang di duga menyimpang.

Ini menjadi catatan penting bagi Kejaksaan Negeri Cabang Ambon di Saparua untuk sesegera mungkin memeriksa Pj. Titawai dengan indikasi dugaan penyalahgunaan ADD dan DD selama menjabat sebagai penjabat Negeri Titawai.

Tidak ada yang kebal hukum di negara ini, jelas – jelas masyarakat di rugikan, dan Negaraoun di rugikan oleh Pj. Titawai dengan buruknya kinerja yang terbukti tidak melibatkan Saniri Negeri dalam pembuatan RAP maupun pengelolaan ADD dan DD.

Ada indikasi kuat Pj. Negeri Titawai L. Saburua sulit di periksa jaksa dan tidak akan di turunkan Dati Pj. Negeri karena dugaan kuat memiliki orang penting di Ambon yang selalu membak- up dan bahkan merasa dekat dengan Bupati sampai Pj. Bupati.

Indikasi dugaan Pj. Bupati gelap mata sehingga tidak bisa membedakan buruknya kinerja Pj. Negeri Titawai dengan keresahan masyarakat selama Pj. Negeri Titawai L. Sahuburua memerintah.

Negeri Titawai mengalami kemunduran dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sejak 2016 hingga saat ini, setiap kinerja Pj. Negeri Titawai tidak ada yang membuat perubahan dalam Negeri, namun baik Bupati maupun sampai Pj. Bupati selalu saja mempertahankan Pj. Negeri yang jelas – jelas menciptakan problem dan konflik dalam Negeri. (Tim)