Ambon,beritasumbernews.com
Wakil ketua DPRD kota Rustan Latupono” Masyarakat lagi susah, kita tidak mau ada kenaikan tarif di atas 30 persen dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

Latupono yang di temui wartawan di Ambon menjelaskan bahwa” Dengan demikian, kita akan lihat tarif yang rasional dan bisa dipertanggungjawabkan. Ambon 03/09/2021

Menurutnya” Tarif ini memang harus naik karena ada perubahan bahan bakar premium ke pertalite,tapi harus dihitung benar dampak sosial ke masyarakat.

Tambahnya” Itu yang kita hindari, makanya hari ini kita rapat dengan dinas perhubungan untuk mendudukkan kepentingan masyarakat kota pada umumnya.

Menurutnya” Jadi kepentingan kita, boleh naik (tarif angkot) tapi angkanya tidak boleh sampai dengan diatas 30 persen.

Dengan demikian kami berharap di akhir masa jabatan Walikota ini kebijakan itu dia betul-betul berpihak kepada masyarakat kota Ambon.

Kalau di atas 30 persen seperti yang tadi di sodorkan angka-angkanya itu kita anggap memberatkan masyarakat dan berdosa, karena bagaimana mungkin kita menyetujui hal-hal yang berdampak kepada masyarakat.

Intinya kita menyetujui kenaikan tapi angkanya tidak boleh lebih dari 30 persen. Tutup Latupono
(Rdks)