SBB,beritasumbernews.com,Berdasarkan peran dari OJK untuk melakukan pengaturan dan pengawasan, terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB, dalam upaya membantu masyarakat untuk memperbaiki sistem ekonomi, terutama di desa Wisata yang ada di Allang Asaude, maka penting dilakukan sosialisasi membangun ekosistem keuangan Inklusif (EKI), yang bertempat di Balai Desa Allang Asaude, Jumat (10/11/2023), kemarin pukul 10:00 Wit.
Pada kesempatan ini, Ny. Stela Matitaputy, selaku analisis bagian pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan, edukasi, perlindungan konsumen dan layanan manajemen strategis, mewakili Ketua OJK Maluku dalam sambutannya memaparkan” Peran dari OJK adalah mendorong sektor jasa keuangan yang tadi diatur dan diawasi OJK, supaya bisa masuk melakukan fungsi intermediasi di sini.
Karena bagian dari pada program OJK melalui TPAKD yang salah satu program tematik nasionalnya adalah untuk pembiayaan murah atau dalam ekosistem keuangan inklusif pada desa wisata ada program namanya KPMR (Kredit Program Melawan Rentenir) salah satu contohnya adalah KUR.
Ini adalah program pemerintah untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, dengan memperluas akses keuangan kemasyarakatan.
“Contoh seperti perbankan punya fungsi intermediasi, menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan simpanan dan lain-lain, dari orang yang kelebihan dana, lalu kemudian melakukan fungsi intermediasi, dan menyalurkan kembali kepada masyarakat yang kekurangan dana atau membutuhkan dana dalam bentuk kredit.
“Oleh karena itu, Lewat kebijakan OJK sekarang tukang batu, tukang bangunan, tukang jual ikan, tukang ojek, dan tukang kebun semuanya bisa mempunyai pensiun seperti seorang PNS, yang dinamakan dengan DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan), tergantung bagaimana kita mengelola,” ujar Matitaputy.
Dirinya juga menyampaikan, “Jadi bapak ibu dari Allang Asaude kami sekali lagi mengucapkan terima kasih, semoga sedikit sharing dari pengalaman OJK dan ekosistem keuangan inklusif di sini bisa menambah bapak ibu punya pengalaman.
Tambahnya, “Karena bagi kami penting sekali lembaga-lembaga negara untuk sharing dan berkolaborasi, dengan stakeholder termasuk juga Pemerintah desa, dan mungkin nanti kalau di sini sudah ada bumdes ke depannya, semoga program yang bisa digarap sama-sama dan berjuang sama-sama untuk kesejahteraan masyarakat di Allang Asaude, karena kalau Allang Asaude itu sejahtera pasti masyarakat Maluku juga sejahtera dan Indonesia juga akan sejahtera”.
“Hari ini adalah peringatan hari pahlawan, dan saya sangat bangga dengan apa yang sudah dilakukan oleh bpk/ibu sekalian, di sektor-sektor informal karena bagi saya bpk/ibu itu pahlawan ekonomi bangsa, karena negara ini mampu bertahan dalam resensi ekonomi karena faktor UMKM yang terus bertumbuh secara positif, tutur Matitaputy.
“Untuk itu pada hari ini saya memberikan apresiasi kepada bapak ibu dari sektor informal, karena bapak ibulah pahlawan ekonomi bangsa, yang membuat bangsa ini tetap maju, biarlah kehadiran kami di sini bisa terus menjadi proses kontribusi dari kami bersama-sama dengan bapak ibu, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui akses keuangan,” pungkasnya.
Harapan kami, setiap kaki yang kami injak semoga menjadi keberkatan, dan menjadi manfaat dengan ujung jari dan ujung pena dari bapak ibu rekan-rekan media yang sudah sampai di sini. Tutup Matitaputty (Chey)
