Tobelo,beritasumbernews.com
Satu hal yang sungguh mengharukan, yang sungguh mengagetkan menghebohkan, atlit Tae Kwon Do yang sangat berprestasi sangat tidak di hargai.
Hal ini terlihat jelas atas keluhan atlit yang berprestasi merasa sedih dan sangat – sangat sedih, mengherankan, pemberian penghargaan yang di duga sepihak indikasi ada permainan kotor oknom – oknom tertentu yang melibatkan Kadispora Kab.Halut.
Hal ini perlu di ungkapkan karena tidak sesuai realita dan kenyataan, dua atlit Tae Kwon Do yang telah berhasil hingga kanca internasional bukan saja Daerah, bahkan terlibat sebagai wasit nasional namun ajaib bin slamat ada atlit lain yang ajang daerah saja prestasinya kurang baik namun di beri penghargaan.
Sementara atlit yang mempertaruhkan nama Kabupaten ini hingga kanca internasional terlupakan, terabaikan, padahal awal sebelum pemberian penghargaan, nama atlit tersebut tercatat, saat pemberian penghargaan nama atlit tersebut tergantikan dengan atlit baru yang belum memiliki prestasi.
Atlit yang memiliki prestasi sampai tingkat internasional yang terabaikan yakni” Novanita Bune atau yang biasa di sapa Oshin memiliki prestasi yang mengharumkan” Pengalaman ikut Kejuaraan Nasional & internasional”
PraPON 2015 untuk kategori Poomsae, PraPON 2019 untuk kategori Poomsae.
Kemudian ikut juga “Indonesia Best of the Best 2021 dengan perolehan medali Medali Perunggu, Poomsae kls Prestasi & Medali Perak SpeedKicking.
Prestasi lain PAPUA Open 2021 Medali Emas SpeedKicking, NATIONAL DAY Championship 2021 Medali Emas Poomsae, Pangdam XVI Pattimura National Open Tournament Taekwondo Championship 2021 (Medali Emas Poomsae kls Prestasi & Medali Perak SpeedKicking). Namun semua terabaikan oleh Kabupaten ini.
Bukan saja itu namun ikut juga Gorontalo INTERNATIONAL Championship 2021 dengan perolehan Medali Perak SpeedKicking, namun tidak di hargai dan tidak di perhitungkan oleh Dispora Kab.Halut
Bukan saja itu namun atlit Imelda M.Tajana juga memiliki segudang
Pengalaman ikut Kejuaraan Nasional Yakni” The Kick Indonesia Championship 2019 berhasil meraih Medali Perak U49, kemudian PraPON 2019 dengan meraih Medali Perunggu U49.
Bahkan ikut dalam kejuaraan Indonesia Best of the Best 2021 peroleh Medali Perak SpeedKicking
Dan juga ikut kejuaraan Pangdam XVI Pattimura National Open Tournament Taekwondo, serta Championship 2021 dengan peroleh Medali Perak SpeedKicking kls Prestasi. Namun juga terlupakan.
Ternyata Kadispora di butakan oleh oknom – oknom yang ambisi akan mendapatkan penghargaan tersebut sehingga sengaja memutar balikan fakta merubah nama – nama tersebut untuk tujuan mencari popularitas dan menginginkan penghargaan tersebut.
Atlit yang di sodorkan nama mereka untuk mendapatkan penghargaan oleh Kadispora itu belum memiliki prestasi sebanding dengan dua atlit tersebut yang diuraikan prestasi mereka.
Hal ini sangat penting untuk di perhatikan oleh Kadispora dan Pemerintah Daerah Kab.Halut agar dapat melihat bukti dan kenyataan atlit mana yang berprestasi sampai kanca internasional bukan hanya karena ada kedekatan emosional pribadi lalu asal berikan penghargaan padahal atlit yang di beri penghargaan itu hanya mencari nama dan popularitas semata.
Penghargaan yang di berikan oleh Kadispora Kab.Halut itu jelas – jelas salah sasaran, bukan pada orang yang tepat, Bupati di minta mengevaluasi kinerja Kadispora Kab.Halmahera agar tidak bertelinga tipis dan tidak tertutup mata melihat kenyataan. (Endy-21)
