
AMBON– beritasumbernews.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena secara langsung menghadiri acara peluncuran penyaluran bantuan pangan yang diselenggarakan dengan penuh khidmat di kawasan Perum Bolong, Kota Ambon, pada Rabu (18/03/2026) yang berlangsung secara serentak di seluruh wilayah target penerima manfaat.
Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan upaya kolaboratif antara Pemerintah melalui instansi yang berwenang yaitu Badan Pangan Nasional (BPN) dan Perusahaan Umum Logistik Nasional (Perum Bulog) untuk memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat yang membutuhkan selama periode Februari dan Maret 2026.
Bantuan pangan yang disiapkan dengan cermat ini diperuntukkan khusus bagi kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori kurang mampu maupun miskin yang tinggal di wilayah yang mencakup dari Kelurahan Silale kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Setiap penerima manfaat yang telah melalui proses verifikasi data mendapatkan paket bantuan yang terdiri dari 20 kilogram beras berkualitas, baik dan 4 liter minyak kelapa yang sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari serta persiapan menyambut hari raya.
Program penyaluran bantuan pangan ini bukan merupakan kegiatan baru, melainkan telah dijalankan secara berkelanjutan dan konsisten sejak tahun lalu serta beberapa tahun sebelumnya dengan tujuan yang sama yaitu membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Yang menjadi poin penting dan sangat patut untuk diapresiasi adalah waktu pelaksanaan penyaluran bantuan ini yang sangat tepat dan sesuai dengan kebutuhan, terutama karena menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah yang akan segera dirayakan oleh umat Islam di seluruh Indonesia termasuk Kota Ambon.
Stok beras yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program bantuan pangan kali ini juga telah dipastikan dalam jumlah yang cukup besar dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh pihak berwenang agar dapat sampai kepada setiap penerima manfaat dengan baik.
Di saat yang bersamaan dengan pelaksanaan acara peluncuran tersebut, Walikota Ambon Bodewin Wattimena juga menyampaikan beberapa poin penting terkait dengan penyaluran bantuan yang harus terus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya.
“Saya secara terus-menerus telah menekankan dan menyampaikan instruksi kepada pihak Dinas Sosial Kota Ambon untuk melakukan pengecekan kembali secara menyeluruh terhadap data-data masyarakat yang masuk dalam kategori kurang mampu atau miskin,” ujar Walikota Bodewin Wattimena dalam wawancaranya selepas kegiatan hari Nyepi.
Ia menambahkan bahwa sangat penting bagi pihak terkait untuk melakukan pembaruan data secara berkala agar informasi yang ada benar-benar akurat, terpercaya, dan tervalidasi dengan baik sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
Kesalahan penulisan terkait wilayah yang sempat muncul dalam data sebelumnya yaitu penulisan “Bekasi” telah dikoreksi dan dipastikan bahwa seluruh data penerima manfaat benar-benar berasal dari wilayah Kota Ambon tanpa adanya kesalahan identifikasi lokasi.
Tujuan utama dari pemeriksaan dan pembaruan data tersebut adalah untuk memastikan bahwa penyaluran bantuan pangan berjalan dengan tepat sasaran, sehingga tidak terjadi kesalahan di mana kelompok masyarakat yang tidak berhak mendapatkan bantuan justru menerima sedangkan mereka yang layak dan membutuhkan tidak mendapatkan apa-apa.”ucapnya,
Selain membahas terkait program bantuan pangan, Walikota Ambon juga menyampaikan kondisi terkini mengenai keamanan dan ketertiban yang terus terjaga dengan baik di seluruh wilayah kota Ambon selama ini dan tidak pernah mengalami gangguan yang signifikan.
Kota Ambon dalam waktu dekat ini akan menghadapi serangkaian perayaan keagamaan yang berbeda-beda, di mana yang pertama akan dirayakan adalah Idul Fitri 1447 Hijriyah yang akan datang, kemudian diikuti oleh Hari Raya Nyepi 1945 Saka yang menjadi perayaan penting bagi umat Hindu di kota ini.
Adanya berbagai macam perayaan keagamaan yang berbeda tersebut membawa seluruh masyarakat Kota Ambon pada pemahaman yang mendalam bahwa kita memang hidup dalam lingkungan yang memiliki keberagaman yang sangat kaya dan beragam.
Keberagaman yang ada di Kota Ambon telah lama terjaga dan terpelihara dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan agama, suku, ras, maupun latar belakang budaya yang dimiliki masing-masing individu.”ujar, bw
ia Menyampaikan juga” bahwa yang menjadi ciri khas budaya keagamaan di Kota Ambon bukanlah sesuatu yang membuat masyarakat terpecah belah atau terpisah satu sama lain, justru menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika kehidupan bermasyarakat yang kaya akan makna.
Sebaliknya, keberagaman yang ada telah berhasil membawa seluruh masyarakat Kota Ambon untuk lebih bersatu padu, saling menghargai, dan bekerja sama dalam membangun kota yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.
Walikota Bodewin Wattimena berharap bahwa semangat kebersamaan ,terhadap perbedaan yang telah tumbuh kuat di tengah masyarakat Kota Ambon akan terus terjaga dan bahkan semakin memperkokoh tali persaudaraan Antara umat beragama.
Pemerintah Kota Ambon juga akan terus berkomitmen untuk menjalankan berbagai program pembangunan dan bantuan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dengan tetap menjaga prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap langkah yang diambil.”tutup, chey
