Kades Watui Jacobus Lesiela Bantah Tuduhan Pemalsuan Tanda Tangan dan Penyalahgunaan Dana Desa

Watui – beritasumbernews.com –Kepala Desa Watui, Jacobus Lesiela, angkat bicara terkait pemberitaan yang menuding adanya pemalsuan tanda tangan dan dugaan penyalahgunaan dana desa di desanya.

“Itu hoax, tidak benar. Istri saya tidak ada sangkut pautnya dengan urusan ADD dan DD Desa Watui, apalagi sampai memanipulasi tanda tangan bendahara desa,” tegas Jacobus, Selasa [26/5/2026].

Terkait kondisi kantor Negeri Watui, Jacobus menjelaskan hal itu bukan terjadi pada masa pemerintahannya. Ia juga menyayangkan pemberitaan salah satu media massa yang menuding adanya dugaan penyalahgunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa sebesar Rp2,2 miliar di desanya.

Untuk meluruskan informasi yang dianggap keliru dan menyesatkan publik, Jacobus mengaku telah mempelajari rekaman jejak kepemimpinannya serta ringkasan anggaran desa.

Jacobus menjelaskan, ia menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Watui sejak 2019 hingga 2021. Ia kemudian mengundurkan diri untuk mencalonkan diri dalam pemilihan kepala desa definitif.

“Di tahun 2021, setelah saya mundur, dilantik seorang pejabat yaitu Boy Haumase. Beliau memegang jabatan tersebut kurang lebih selama 4 bulan, di saat proses pemilihan kepala desa definitif sedang berjalan,” ujarnya.

Mengenai besaran anggaran, Jacobus menegaskan total anggaran desa Watui tidak mencapai Rp 1 miliar.

“Di Desa Watui, anggaran DD dan ADD totalnya tidak sampai Rp 2 miliar. Jika digabungkan, anggaran yang kami kelola hanya berkisar Rp900 juta lebih, tidak sampai Rp 1 miliar,” tegasnya.

Jacobus menyatakan informasi yang disebarkan media tersebut tidak benar atau hoax.

“Itu saja yang bisa saya sampaikan untuk meluruskan hal ini,” tutupnya.

(bs01)

Artikel yang Direkomendasikan