Ambon,beritasumbernews.com

Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Ambon Drs .Didi karsidi kepada wartawan kemarin di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pihaknya sedang menyusun program – program Kusus dalam pengembangan sekolah ke depannya.

Hal ini di ungkapkan Drs .Didi Karsidi kemarin di sela – sela kesibukannya saat di temui wartawan di ruang kerjanya.

Kata Kepsek” sejak duduk menjadi Kepsek di SMA Negeri 13 Ambon ia mencoba melanjutkan program – program sekolah yang belum terselesaikan oleh kepsek yang lama, dan bahkan ia juga sedang menyusun program baru dalam peningkatan kapasitas sekolah serta peningkatan mutu pendidikan.

Menurutnya” sekolah SMA Negeri 13 Ambon mendapat bantuan dari pihak Direktorat pendidikan sebesar 25 juta karena pihaknya dengan pihak Direktorat Pendidikan sementara membangun sebuah kerja sama lewat MOU. Ungkap Kepsek

Lanjutnya” jelang masuk tahun anggaran baru di tahun 2022, pihaknya melakukan sebuah kegiatan sosialisasi yang melibatkan orang Tua Siswa, sekaligus mempublikasikan sekolahnya.

Kepsek juga berantusias untuk menjadikan sekolah SMA Negeri 13 Ambon menjadi sekolah yang maju, para siswa bermoral baik saat lulus, dan menjadikan sekolah yakni” sekolah yang unggul.

Satu hal penting yang sudah di programkan kepsek guna sebuah perubahan bagi angka kelulusan nantinya, yang mana Kepsek menyiapkan program Kusus itu mengantisipasi Eforia Kelulusan yang spontan akan di lakukan oleh para siswa pada saat mendengar kelulusan.

Sehingga Kepsek telah menyiapkan program Kusus yang akan berjalan di tahun 2022 nanti yaitu mengantisipasi Eforia Kelulusan itu, kepsek telah membuat program kreatif kelulusan, yang mana program tersebut pihaknya akan menyiapkan panggung Kusus guna para siswa saat lulus akan mengekspresikan kebahagiaan mereka lewat panggung tersebut dan tidak lagi di jalan – jalan sehingga menimbulkan hal – hal yang buruk mungkin akan terjadi.

Bahkan sikap itu merupakan sikap yang mempertunjukan buruknya moral anak didik dari sekolah tersebut, sehingga program tersebut semoga dapat merubah sikap para siswa saat mendengar kelulusan. Ujar Kepsek

Hal tersebut yang di lakukan oleh Kepsek akhirnya mendapat respon baik para orang tua, sehingga para orang tua lalu tidak merasa kawatir pada anaknya saat mendengar kelulusan nanti, yang di takuti orang tua itu saat anaknya mendengar kelulusan hal buruk yang mereka lakukan ialah Hura – Hura di jalanan dengan mengkonsumsi miras. Pungkasnya

Program tersebut juga ternyata mendapat respon baik dari para siswa yang hendak masuk ke SMA Negeri 13 Ambon, sehingga menjadi perhatian siswa untuk lebih cenderung masuk ke SMA Negeri 13 Ambon. Tutup Kepsek
(Chey)