AMBON-beritasumbernews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR] Provinsi Maluku bergerak cepat menangani titik longsor di Pulau Haruku. Alat berat dijadwalkan turun ke lokasi pada Jumat [7/8/2026].

Langkah ini merupakan tindak lanjut hasil pertemuan antara pihak Dinas PUPR Maluku yang diwakili Kabid Bina Marga dengan dua Raja Negeri, yakni Raja Oma dan Raja Wassu.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Wem Nahumury selaku putra Aboru dan Mala Pattikawa selaku Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah.

Kesepakatan dan Jadwal Penanganan
Berdasarkan kesepakatan, hari ini Jumat 7 Agustus 2026 Dinas PUPR Maluku akan menurunkan alat ke lokasi longsor.

Selanjutnya pada Sabtu 8 Agustus 2026, masyarakat Negeri Oma dan Wassu akan menggelar kerja bakti bersama pihak Dinas PU untuk mendukung pekerjaan di lokasi.

Wem Nahumury mengapresiasi langkah cepat yang diambil Kepala Dinas PUPR Maluku beserta Kabid Bina Marga dan jajaran staf.

“Ini wujud nyata perhatian dan tanggap cepat dari Dinas PUPR Maluku. Terima kasih kepada Bapak Kadis, Ibu Kabid dan seluruh staf yang terlibat. Tuhan memberkati,” ujar Wem Nahumury.

Harapan Warga
Warga Oma, Wassu, dan Aboru berharap penanganan longsor ini dapat segera tuntas sehingga akses jalan antar negeri di Pulau Haruku kembali lancar dan aman dilalui.

Dinas PUPR Maluku menegaskan komitmennya untuk terus merespon cepat setiap laporan kerusakan infrastruktur di wilayah Maluku.

(Red)

By admin