MALUKU TENGAH,-beritasumbernews.com – Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, masyarakat Negeri Oma dan Wassu di Pantai Selatan Pulau Haruku menggelar kerja bakti membersihkan jalan yang terdampak longsor, Sabtu [8/8/2026].

Meski hanya menggunakan alat sederhana berupa breaker, warga tetap bahu-membahu memindahkan batu dan material longsor agar jalan kembali bisa dilalui.

Hal ini disampaikan Wem Nahumury putra Aboru melalui unggahan di Facebook.

“Walau dengan mempergunakan alat yang sederhana yakni breaker, namun masyarakat Oma dan Wassu dengan semangat persatuan dan kebersamaan dalam bingkai orang basudara di Pantai Selatan Pulau Haruku melakukan kerja gotong royong hari ini. Tuhan memberi kekuatan buat basudara semua. Tuhan Yesus memberkati,” tulis Wem Nahumury.

Akses Jalan Kembali Lancar
Kerja bakti ini difokuskan untuk membersihkan jalan dan memindahkan batu-batu besar. Dengan upaya bersama, ruas jalan tersebut kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Wem Nahumury juga menyampaikan harapan agar pemerintah segera menindaklanjuti pembangunan infrastruktur lain di wilayah tersebut.

Setelah jalan ini dibuka, prioritas selanjutnya adalah pembangunan jembatan di Kali/Sungai Waemalaa yang menjadi pintu masuk Negeri Wassu. Selain itu, ruas jalan tembus dari Negeri Wassu ke Negeri Aboru juga diharapkan segera dikerjakan.

“Kami dari Aboru yang mengusulkan dan berjuang ke Pemerintah Pusat untuk Jalan Lingkar Pulau Haruku khusus Pantai Selatan. Sampai saat ini kami belum menikmati, tapi kami bangga karena saudara-saudara kami dari Negeri Oma dan Wassu telah menikmatinya,” ujarnya.

Warga berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah terus berlanjut agar pemerataan pembangunan di Pulau Haruku dapat terwujud.

(Red)

By admin