Berita

Gubernur Hendrik Lewerissa Serahkan BSPS 2025 di Hative Kecil, Perjuangkan Tambahan Kuota dan Anggaran untuk 2.998 Unit Rumah di 2026

Ambon – beritasumbernews.com -Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menghadiri seremonial serah terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2025 di Negeri Hative Kecil, Kota Ambon, Selasa (3/03/2026).

Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut, Anggota DPR RI Ibu Saadiah Uluputty, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Jhon Lewerissa, Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon, pimpinan OPD terkait, Kepala Kejaksaan Tinggi atau yang mewakili, Kepala Balai Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku, Raja Negeri Hative Kecil, serta masyarakat penerima bantuan BSPS.

Dalam wawancaranya, Gubernur menyampaikan bahwa kehadirannya bersama jajaran merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendukung program perumahan rakyat.

“Kami hadir di sini untuk seremoni penyerahan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Sebagaimana kita ketahui, tahun ini sudah banyak rumah yang dibangun. Bahkan pada tahun 2026 ini maluku akan mendapatkan hampir 3.000 unit rumah, tepatnya 2.998 unit yang memperoleh fasilitas BSPS,” ungkap Gubernur.

Gubernur menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan kebutuhan perumahan di Provinsi Maluku.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, bersama DPR RI dan DPRD, memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni.

Namun demikian, Gubernur menekankan bahwa perjuangan untuk mendapatkan perhatian lebih besar dari Pemerintah Pusat harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan berbasis data yang akurat.

“Kuncinya adalah data. Kita harus membenahi dan memastikan data yang kita ajukan benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat Maluku. Dengan usulan berbasis data yang valid, perhatian Pemerintah Pusat akan semakin kuat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga telah menyurati Menteri Perumahan dan Permukiman guna meminta penambahan besaran biaya bantuan BSPS agar dapat disetarakan dengan daerah lain. Hal ini mengingat tingginya harga bahan konstruksi di Maluku dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

“Tingkat kemahalan bahan konstruksi di Maluku cukup tinggi. Karena itu, kita meminta agar biaya bantuan bisa ditambah. Harapannya, Pemerintah Pusat melihat kondisi Maluku tidak dengan kacamata Jakarta, tetapi berdasarkan realitas yang ada di daerah,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Gubernur berharap masyarakat penerima bantuan dapat merawat rumah yang telah dibangun dan secara bertahap melakukan peningkatan kualitas hunian apabila memiliki rezeki di kemudian hari.

“Bantuan ini memang terbatas, namun kita berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik, demi kepentingan masyarakat dan par Maluku pung bae,” pungkasnya. (Chey)

Berita

Gubernur Maluku Hadiri Buka Puasa Bersama dan Gerakan Pangan Murah di Negeri Liang, Perkuat Silaturahmi dan Stabilitas Harga Pangan

Maluku Tengah – beritasumbernews.com -Dalam rangka menjalin dan mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan 1447 H, Gubernur Maluku menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan bersama masyarakat Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, yang dipusatkan di pelataran Masjid Jami Negeri Liang, Rabu (4/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Staf Ahli/Asisten Sekda dan Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku, Bupati Maluku Tengah atau yang diwakili Assisten 3 Setda Maluku Tengah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Kepala OJK Provinsi Maluku, Kepala Stasiun TVRI Maluku, Satgas Pangan Polda Maluku, Aster Kasdam XV/Pattimura, Kepala Perum Bulog Maluku–Maluku Utara, Pemerintah Negeri Liang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Negeri Liang.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholders, instansi vertikal, serta semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta berdampak pada terpenuhinya kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Gubernur menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah puasa tidak hanya sebatas menggugurkan kewajiban sebagai seorang muslim atau ritual semata, namun sejatinya menjadi momentum untuk menempa diri menjadi pribadi yang penuh kearifan dan kebijaksanaan, dengan menumbuhkan nilai kesabaran, ketabahan, keadilan, kejujuran, ketulusan, empati, dan kasih sayang.

Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan ini sangat strategis dan relevan dengan nilai-nilai puasa tersebut, karena tujuan utamanya merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah dalam membangun kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Provinsi Maluku berupaya untuk:
Pertama, menstabilkan harga pangan dengan menyediakan berbagai komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan lainnya dengan harga yang lebih terjangkau. Kedua, memastikan ketersediaan pangan melalui upaya menjaga pasokan yang cukup dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Ketiga, meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mengurangi beban pengeluaran sehari-hari.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, dengan harapan melalui Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan, selain meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang bijak, juga dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan murah serta meningkatkan daya beli masyarakat di Provinsi Maluku.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat persatuan antara pemerintah dan masyarakat Negeri Liang. (Chey)

Berita

Gubernur Maluku Hadiri Rakor Operasi Ketupat Salawaku 2026, Pastikan Pengamanan Mudik dan Idul Fitri Berjalan Aman

Ambon – beritasumbernews.com –Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Gubernur Maluku menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral “Operasi Ketupat Salawaku 2026” dalam rangka kesiapan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri yang berlangsung di Aula Basudara Manise Polda Maluku, Kamis (5/03/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri di wilayah Maluku.

Dalam wawancaranya usai mengikuti rapat koordinasi, Gubernur Maluku menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan forum koordinasi lintas sektoral bersama jajaran kepolisian dan berbagai instansi terkait guna mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Salawaku 2026.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama operasi ini adalah pengamanan arus mudik dan arus balik, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mempengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku beserta jajaran atas kesiapan yang telah dilakukan dalam menyukseskan pelaksanaan operasi tersebut.

“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kapolda Maluku dan jajaran dalam mempersiapkan operasi ini. Tema yang diusung tahun ini adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Saya percaya jajaran Polda Maluku telah mempersiapkan segala sesuatu dengan koordinasi yang baik bersama TNI, lembaga vertikal, serta pemerintah daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh sektor yang berkaitan dengan pengamanan Idul Fitri dilibatkan dalam rapat koordinasi tersebut, sehingga setiap langkah yang diambil dapat dilakukan secara terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik.

Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat pemerintah dan keamanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.

“Sebagai Gubernur saya mengimbau kepada masyarakat bahwa pengamanan menghadapi Hari Raya Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Salawaku 2026 ini adalah wujud kehadiran negara. Namun kami juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan, memperkuat persaudaraan, serta merawat nilai toleransi antarumat beragama.

“Kita pastikan basudara Muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri dapat merayakannya dengan aman, lancar, dan penuh sukacita. Mari kita jaga toleransi, kita jaga persaudaraan dan persatuan kita sebagai sesama orang basudara di Maluku,” tutup Gubernur.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kapolda Maluku, Pangdam XV/Pattimura yang diwakili Kapoksahli, Wakapolda Maluku, pimpinan OPD terkait, unsur TNI/Polri, Kepala BMKG Maluku, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kepala Kantor SAR, serta Kepala PT Jasa Raharja Kanwil Maluku.(chey)

Berita

Kuota Mudik Gratis Maluku Naik 40 Persen, Gubernur Pastikan 14.000 Tiket Siap untuk Masyarakat

Ambon – beritasumbernews.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Provinsi Maluku memastikan peningkatan kuota program mudik gratis bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Maluku saat memberikan keterangan kepada awak media di Loby Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (5/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Maluku didampingi oleh Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku serta insan pers yang hadir untuk mengikuti sesi wawancara.
Dalam penjelasannya, Gubernur Maluku menyampaikan klarifikasi terkait pernyataan sebelumnya mengenai jumlah kuota tiket mudik gratis yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Maluku.
“Dalam kesempatan ini saya ingin meluruskan bahwa ada satu pernyataan saya sebelumnya yang kurang tepat terkait jumlah fasilitas atau kuota tiket mudik gratis dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Maluku,” ujar Gubernur.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, kuota tiket mudik gratis pada tahun 2026 justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun 2025 jumlah tiket gratis untuk mudik sebanyak 10.600 tiket. Sementara pada tahun 2026 ini bertambah menjadi 14.000 tiket. Artinya terdapat kenaikan sebesar 40 persen,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku turut berkomitmen membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah melalui program tambahan tiket mudik gratis.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Maluku juga telah mengirimkan surat permohonan kepada Kementerian Perhubungan untuk mendapatkan tambahan kuota tiket gratis bagi masyarakat Maluku.
“Kami juga telah menyurat ke Kementerian Perhubungan untuk meminta tambahan kuota. Estimasi permintaan kita sekitar 10.000 tiket lagi. Mudah-mudahan permintaan ini dapat direspons oleh Pemerintah Pusat sehingga akan ada gelombang kedua program mudik gratis,” ungkapnya.
Gubernur menambahkan bahwa permohonan gelombang pertama telah disetujui dengan kuota sebesar 14.000 tiket, dan Pemerintah Provinsi Maluku berharap pengajuan tambahan kuota dapat kembali dipenuhi.
“Tambahan berapapun tiket gratis untuk saudara-saudara kita agar bisa mudik ke kampung halaman dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri tentu akan kami sambut dengan penuh sukacita dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Perhubungan,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Maluku juga akan menyiapkan bantuan tiket gratis tambahan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa harus menanggung biaya tiket.
Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas warga Maluku yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. (Chey)

Berita

Dorong Rekonsiliasi Dua Negeri, Gubernur Maluku Fasilitasi Pertemuan Damai Hitu Meseng dan Morela

Ambon –beritasumbernews.com -Dalam upaya mendorong rekonsiliasi dan perdamaian antara masyarakat Negeri Hitu Meseng dan Negeri Morela, Gubernur Maluku memfasilitasi pertemuan bersama kedua pihak guna membangun kesepakatan damai. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (5/03/2026).

Pertemuan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Maluku, Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Maluku, perwakilan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Kapolsek Leihitu yang diwakili, Raja Hitu Meseng beserta perwakilan masyarakatnya, Raja Negeri Morela bersama para tokoh masyarakat, serta Raja Hitu Lama.
Dalam suasana dialog yang berlangsung penuh kekeluargaan, seluruh pihak menyampaikan harapan agar situasi damai dapat segera terwujud. Kondisi keamanan dan ketentraman merupakan dambaan setiap warga masyarakat agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik.
Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa masyarakat dari kedua negeri yang terdampak konflik pada dasarnya memiliki keinginan yang kuat untuk kembali hidup berdampingan secara damai seperti sebelumnya.
Perwakilan masyarakat Negeri Hitu Meseng menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku atas perhatian dan langkah yang diambil pemerintah daerah dalam memfasilitasi pertemuan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi pertemuan ini bersama Bapak Gubernur Maluku. Kami juga berterima kasih karena pemerintah berkomitmen untuk membantu memperbaiki rumah-rumah kami yang rusak. Kami juga berkomitmen untuk kembali hidup damai,” ungkap perwakilan masyarakat Hitu Meseng.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Negeri Morela menilai bahwa salah satu langkah penting dalam memperkuat perdamaian adalah melalui pembangunan kembali rumah-rumah warga yang terdampak konflik.
“Kami menitikberatkan pada penyelesaian melalui pembangunan kembali rumah-rumah yang terbakar. Jika itu dapat direncanakan dengan baik dan terstruktur, maka perdamaian akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran para raja dan tokoh masyarakat di masing-masing negeri untuk mengantisipasi berbagai perkembangan di tengah masyarakat agar tidak kembali terjadi konflik susulan yang dapat mencederai proses perdamaian yang sedang dibangun.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Maluku menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk segera menangani dampak kerusakan akibat peristiwa yang terjadi.
“Kita sangat menyesalkan peristiwa itu terjadi. Namun kerusakan yang ditimbulkan akan segera ditanggulangi oleh Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Dalam waktu dekat kita akan memperbaiki rumah-rumah yang rusak,” tegas Gubernur.
Ia menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan kondisi damai secara permanen antara kedua negeri.
Gubernur juga berharap agar berbagai tindakan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, seperti pemblokiran jalan pada ruas tertentu, dapat segera dihentikan seiring dengan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan persoalan yang ada.
“Kita berharap perdamaian dapat segera terwujud secara permanen. Peristiwa yang terjadi kita sesalkan, namun itu adalah kejadian yang telah berlalu. Mari kita menatap hari esok dengan semangat baru, dengan saling menghormati, saling menghargai, mematuhi aturan hukum, serta mempercayakan proses hukum kepada aparat yang berwenang,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat rekonsiliasi serta memulihkan hubungan persaudaraan antara masyarakat Negeri Hitu Meseng dan Negeri Morela demi terciptanya stabilitas dan kedamaian di wilayah Maluku. (Chey)

Berita

Gubernur Maluku Launching Kalender of Event 2026 dan Buka “Ramadhan Bikin Asik”

Ambon – beritasumbernews.com Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi melaunching Kalender of Event Provinsi Maluku Tahun 2026 sekaligus membuka kegiatan Ramadhan Bikin Asik 2026, yang berlangsung di Gong Perdamaian Dunia Ambon, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Blue Ocean Management dan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, serta dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Maluku, Sekretaris Daerah Maluku, perwakilan Pemerintah Kota Ambon, pimpinan OPD, perguruan tinggi, instansi vertikal, komunitas kreatif, pelaku pariwisata, Putri Indonesia Maluku 2026, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan bahwa Kalender of Event Maluku 2026 menjadi agenda strategis pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi kekayaan alam bahari, seni, dan budaya Maluku, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

“Melalui Kalender of Event 2026, seluruh potensi daerah dikemas secara terencana, terintegrasi dan berkelanjutan sebagai kekuatan serta nilai tawar pariwisata Maluku di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, yang diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, serta komunitas seni dan budaya.

Pada kesempatan yang sama, Lewerissa juga membuka kegiatan Ramadhan Bikin Asik 2026, yang menghadirkan berbagai kegiatan kreatif bagi generasi muda selama bulan suci Ramadhan, seperti lomba lagu pop religi serta pentas seni kreativitas anak muda.

Dirinya menilai kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan positif, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bakat, memperkuat silaturahmi, serta mendorong kolaborasi antar komunitas di Maluku.

“Ramadhan Bikin Asik bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi wadah pembinaan bakat generasi muda, sekaligus ruang mempererat silaturahmi dan kolaborasi lintas komunitas,” ucapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui bazar kuliner Ramadhan yang turut meramaikan rangkaian acara.

Lewerissa berharap momentum Ramadhan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat berbagi, serta membangun generasi muda Maluku yang kreatif dan berdaya saing.

“Mari katong jadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat persaudaraan, mempererat toleransi, dan menumbuhkan semangat berbagi par Maluku pung bae,” tutupnya.

Di akhir kegiatan, Lewerissa turut membagikan paket Ramadhan kepada para tukang parkir serta ibu-ibu penyapu jalan sebagai bentuk kepedulian dan berbagi berkah di bulan suci Ramadhan. Setelah itu, Gubernur bersama rombongan meninjau langsung sejumlah Stand UMKM yang berpartisipasi dalam bazar Ramadhan. (Chey)

Berita

Sekda Maluku Hadiri Ukhuwah Festival I Remaja Masjid Kapaha, Pererat Persaudaraan dan Dorong Kreativitas Generasi Muda

Ambon – beritasumbernews.com Dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antar umat beragama di bulan suci Ramadan, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku menghadiri kegiatan Ukhuwah Festival Volume I yang diselenggarakan oleh Remaja Masjid Ukhuwah Kapaha. Kegiatan tersebut berlangsung di pelataran Masjid Al Ukhuwah Kapaha, Kota Ambon, Jumat (6/03/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon atau yang mewakili, perwakilan Ketua NU Provinsi Maluku, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Maluku, Forkopincam Sirimau, Lurah setempat, para penghulu Masjid Al Ukhuwah Kapaha, ibu-ibu Majelis Ta’lim Ukhuwah Kapaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta panitia penyelenggara dan masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Sekda Maluku menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan Ukhuwah Festival Volume I sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus menampilkan kreativitas generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku kami memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas terselenggaranya Ukhuwah Festival Volume pertama pada hari ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan silaturahmi sekaligus mendorong kreativitas generasi muda untuk menampilkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa festival ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya memeriahkan bulan suci Ramadan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga memiliki dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat melalui kehadiran produk-produk UMKM yang dihadirkan oleh para ibu rumah tangga maupun generasi muda.

Sekda berharap kegiatan serupa ke depan dapat dikemas lebih baik dan lebih maksimal dengan menghadirkan lebih banyak kolaborasi, termasuk melibatkan pelaku UMKM lainnya guna memperluas jaringan interaksi dan komunikasi antar pelaku usaha.

“Kami bangga dengan generasi muda, khususnya remaja Masjid Al Ukhuwah Kapaha yang dengan kesederhanaan mampu menyelenggarakan kegiatan yang besar. Tidak ada keberhasilan tanpa diawali dengan tindakan, sekecil apa pun langkah tersebut,” tambahnya.

Sebagai Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Maluku, ia menyambut baik penyelenggaraan festival ini sebagai cikal bakal dalam membina kreativitas generasi muda Islam serta memperkuat semangat kebersamaan dalam memeriahkan bulan Ramadan.

Menutup sambutannya, Sekda mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat nilai-nilai persaudaraan yang telah menjadi budaya masyarakat Maluku.

“Mari katong sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di Kota Ambon Manise dan Provinsi Maluku dengan mengedepankan asas persaudaraan sejati, hidup orang basudara. Seperti pepatah orang tua-tua bilang, Ale rasa beta rasa, potong di kuku rasa di daging, sagu salempeng dipatah dua,” pungkasnya.

Ia berharap pelaksanaan Ukhuwah Festival ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda, serta mendapat berkah dari Allah SWT. (Chey)

Berita TNI

Oknum Prajurit Diproses, Danyonif/735 Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Namlea –  beritasumbernews.com –Komandan Yonif 735/Nawasena, Letkol Inf Hendi Hendra Cahyana angkat bicara terkait dugaan tindak pidana pencurian hewan ternak yang melibatkan salah satu oknum anggotanya di wilayah Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru. Ia menegaskan bahwa proses hukum telah berjalan dan institusi tidak akan memberikan perlindungan apabila yang bersangkutan terbukti bersalah.

Dalam keterangannya, Senin (2/3/2026), Danyonif 735/Nawasena menyampaikan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam tahap pemeriksaan dan pendalaman oleh aparat berwenang. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar. Proses hukum sedang berjalan, dan seluruh fakta serta alat bukti yang ada masih dalam tahap pemeriksaan. Oleh karena itu, kami berharap tidak ada pihak yang memelintir informasi sebelum ada hasil resmi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa satuan menghormati dan mendukung penuh langkah penegakan hukum yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Oknum anggota yang diduga terlibat saat ini telah diamankan di Subdenpom XV/2-3 Namlea untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.

“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum. Jika dalam proses pemeriksaan terbukti bersalah, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi tegas sesuai hukum militer dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami tidak akan melindungi oknum,” tegasnya.

Danyon juga mengingatkan agar masyarakat dan pengguna media sosial tidak mengembangkan opini di luar fakta hukum yang sedang diproses. Ia menekankan bahwa alat bukti masih didalami oleh penyidik, sehingga informasi yang beredar harus menunggu hasil resmi dari aparat yang berwenang.

Yonif 735/Nawasena, lanjutnya, tetap berkomitmen menjaga disiplin prajurit serta menjunjung tinggi supremasi hukum demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. (**)

Berita

Polisi Amankan Pelaku Pembacokan di Batu Merah Ambon, Situasi Kamtibmas Kondusif

Ambon – beritasumbernews.com –Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease memastikan telah mengamankan seorang pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di wilayah Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (1/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut melibatkan pelaku berinisial MH (29) yang diduga melakukan pembacokan terhadap korban MA (23) di depan sebuah lorong pemukiman warga di Batu Merah. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius pada beberapa jari tangan kanan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Siloam Ambon.

Kapolsek Sirimau Iptu Reza Ardiansyah S.Tr.K menjelaskan, insiden tersebut dipicu oleh konflik personal lama antara pelaku dan korban yang sebelumnya sempat melibatkan adu mulut dan ketegangan di lingkungan sekitar.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Sirimau bersama unsur TNI dan tokoh masyarakat langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan situasi, menenangkan keluarga korban, serta mencegah meluasnya keributan,” ujar Kapolsek Sirimau dalam keterangannya.

Pelaku berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian berikut barang bukti berupa senjata tajam jenis parang. Saat ini, yang bersangkutan telah ditahan di ruang tahanan Polsek Sirimau guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, aparat kepolisian juga telah melakukan langkah-langkah preventif dengan menempatkan personel di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami mengimbau kepada seluruh pihak, khususnya keluarga korban dan masyarakat sekitar, agar menahan diri, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum,” tegas Kapolsek.

Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan dan penyidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum. Polisi juga akan segera meminta keterangan korban setelah kondisi medisnya memungkinkan. (**)

Berita

Pengawasan Diperketat Jelang Ramadan, Satgas Pangan Maluku Sidak Pasar Mardika Ambon , Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas HET.

Ambon – beritasumbernews.com – Tim Satgas Pangan Daerah Maluku melakukan kegiatan pengawasan harga, keamanan, dan mutu bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar dan distributor di Kota Ambon, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Pasar Mardika serta beberapa titik distributor guna memastikan stabilitas harga pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri.

Pengawasan terpadu tersebut melibatkan unsur Polda Maluku, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, serta tim dari Badan Pangan Nasional. Tim memeriksa harga dan distribusi bahan pokok di 11 titik pedagang dan distributor di Kota Ambon.

Dari hasil pengecekan lapangan, sebagian harga komoditas strategis masih berada dalam batas ketentuan pemerintah. Namun tim juga menemukan beberapa komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).

Di antaranya adalah harga telur ayam yang mencapai Rp2.200 hingga Rp2.300 per butir di beberapa toko sembako, gula pasir sekitar Rp19.000 per kilogram, serta beras premium yang dijual sekitar Rp18.000 per kilogram. Beberapa komoditas hortikultura seperti cabai rawit merah dan cabai keriting juga ditemukan dijual pada kisaran Rp60.000 hingga Rp80.000 per kilogram, yang berada di atas ketentuan harga.

Selain itu, tim juga menemukan salah satu distributor menjual minyak goreng merek Minyakita di atas HET, yakni sekitar Rp17.000 per liter. Pada distributor yang sama juga ditemukan produk beras dengan kemasan tertentu yang belum memiliki izin edar dari pusat.

Sementara itu, sebagian distributor lain masih menjual komoditas sesuai ketentuan pemerintah, seperti minyak goreng Minyakita Rp15.700 per liter dan daging sapi sekitar Rp125.000 per kilogram.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku telah memberikan teguran tertulis kepada pelaku usaha yang menjual minyak goreng di atas HET. Pemerintah daerah bersama Satgas Pangan juga akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap distributor dan pedagang, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Kombes Pol Piter Yanotama, yang juga merupakan Kasatgas Pangan Daerah Maluku, menegaskan bahwa pengawasan pasar akan terus diperkuat untuk melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan konsumen.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya negara memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat. Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap distributor maupun pedagang yang menjual di atas HET maupun HAP,” ujar Piter Yanotama.

Ia menegaskan bahwa Satgas Pangan tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penegakan aturan apabila ditemukan pelanggaran serius.

“Pendekatan yang kami lakukan adalah pembinaan dan penegakan aturan secara bertahap. Namun apabila ditemukan pelanggaran yang merugikan masyarakat secara luas, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Satgas Pangan Maluku juga akan meningkatkan koordinasi lintas instansi untuk memantau distribusi dan stok pangan di tingkat distributor maupun pedagang. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi penimbunan barang, spekulasi harga, serta gangguan distribusi pangan di wilayah Maluku.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan sosialisasi kepada distributor dan pengecer mengenai ketentuan harga minyak goreng Minyakita sesuai regulasi perdagangan terbaru.

Operasi pengawasan yang dilakukan Satgas Pangan Maluku menunjukkan pentingnya peran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi rakyat, khususnya pada sektor pangan. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok cenderung meningkat sehingga potensi kenaikan harga dan praktik spekulasi pasar perlu diantisipasi sejak dini.

Langkah pengawasan terpadu antara kepolisian, pemerintah daerah, dan Badan Pangan Nasional menjadi bagian dari strategi nasional menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Di wilayah kepulauan seperti Maluku, pengendalian distribusi dan pengawasan harga memiliki peran strategis untuk melindungi daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketahanan pangan tetap terjaga. (**)

[instagram-feed]